BNPB Imbau Warga Tak Kembali ke Bangunan Usai Gempa M 7,6, Risiko Susulan Masih Tinggi

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di wilayah terdampak gempa magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk tidak kembali memasuki bangunan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa potensi gempa susulan masih tinggi dan berisiko memperparah kerusakan bangunan.
“Jangan kembali memasuki gedung-gedung fasilitas publik, perkantoran, fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, maupun tempat ibadah sebelum dipastikan kelayakannya,” ujarnya dalam siaran YouTube BNPB, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah gempa susulan dengan kekuatan di atas magnitudo 5 masih terus terjadi dan berpotensi memicu kegagalan struktur bangunan yang sudah terdampak.
“Gempa susulan masih terjadi. Bahkan ada yang berkekuatan lebih dari magnitudo 5, yang bisa memperparah kerusakan yang sudah ada,” katanya.
BNPB meminta masyarakat memastikan kondisi bangunan melalui pemeriksaan resmi oleh instansi terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, serta dinas teknis setempat sebelum kembali digunakan.
Selain itu, BNPB memastikan pimpinan lembaga akan turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal, termasuk dalam hal distribusi logistik dan pengerahan sumber daya.
Baca Juga: Keberhasilan WFH ASN Bergantung pada Kedisiplinan Instansi Jaga Kualitas Pelayanan
“Kepala BNPB dijadwalkan menuju Sulawesi Utara dan Maluku Utara hari ini. Diharapkan, sore nanti sudah ada gambaran utuh terkait kebutuhan logistik, personel, dan peralatan untuk penanganan darurat,” jelas Abdul.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar 129 kilometer tenggara Bitung pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB dengan kedalaman 62 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga telah memperingatkan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









