Akurat Logo

Iduladha Bangkitkan Kenangan Khoirudin di Masjid Ar-Rahman

Okto Rizki Alpino | 29 Mei 2026, 15:32 WIB
Iduladha Bangkitkan Kenangan Khoirudin di Masjid Ar-Rahman
Ketua DPRD Provinsi Jakarta, Khoirudin, memiliki kenangan tersendiri di Masjid Jami Ar-Rahman, Jakarta Selatan. Foto: Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Suasana hangat menyelimuti halaman Masjid Jami Ar-Rahman, Jakarta Selatan, saat gema takbir Iduladha 1447 Hijriah masih terdengar bersahutan.

Warga berkumpul, saling bersalaman dan berbagi cerita selepas salat ied. Di tengah keramaian itu, Ketua DPRD Provinsi Jakarta, Khoirudin, tampak larut dalam kenangan masa mudanya.

Bagi Khoirudin, Masjid Jami Ar-Rahman, Jakarta Selatan, bukan sekadar tempat ibadah. Ada jejak perjalanan hidup yang tumbuh di setiap sudut bangunannya. Dari tempat itulah ia mengenal arti kebersamaan, kepedulian sosial, hingga tanggung jawab kepada masyarakat.

"Masjid ini bersejarah bagi saya. Di tempat ini saya aktif membangun masyarakat," ujar Khoirudin, dengan nada penuh nostalgia, Jumat (29/5/2026).

Ia mengingat bagaimana semasa remaja menghabiskan banyak waktu di Masjid Jami Ar-Rahman. Mulai dari mengikuti kegiatan keagamaan, membantu aktivitas sosial, hingga berinteraksi dengan warga sekitar.

Baca Juga: Berapa Lama Daging Kurban Bisa Bertahan di Kulkas? Simak Batas Waktu dan Tips Simpan yang Benar!

Dari lingkungan masjid itu pula Khoirudin belajar memahami persoalan masyarakat dan pentingnya hadir di tengah-tengah warga.

"Di tempat ini juga saya pertama kali aktif sebagai remaja masjid. Masjid Jami Ar-Rahman telah mendidik dan membesarkan saya," kata Khoirudin.

Menurut dia, aktivitas remaja masjid pada masa itu bukan hanya berkaitan dengan ibadah. Masjid menjadi ruang pembelajaran sosial yang mempertemukan banyak karakter dan latar belakang masyarakat. Dari sana, ia belajar membangun komunikasi, menumbuhkan rasa empati, dan memahami arti pengabdian.

Kenangan itu kembali terasa kuat saat Iduladha mempertemukan warga dalam suasana kebersamaan. Aroma masakan kurban, suara anak-anak yang berlarian, hingga warga yang bergotong royong membagikan daging kurban menjadi pemandangan yang mengingatkannya pada masa-masa ketika semangat berbagi tumbuh sederhana dari lingkungan masjid.

Khoirudin melihat Iduladha selalu menghadirkan pelajaran tentang pengorbanan dan keikhlasan. Di tengah kehidupan kota yang semakin sibuk dan individualistis, ia berharap nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga.

Baca Juga: Iduladha 2026: Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo, Sebagian Dipotong di Kampung Halaman

"Hari ini Iduladha mengajarkan kita keikhlasan, berbagi dan kebersamaan. Bukan hanya tentang kurban, tetapi bagaimana kita peduli kepada sesama dan menjaga rasa persaudaraan," tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat hubungan sosial antarwarga. Menurutnya, tradisi berkumpul di masjid dan berbagi kepada masyarakat menjadi salah satu cara menjaga solidaritas di tengah kehidupan perkotaan.

Tak lupa, Khoirudin menyampaikan doa dan harapannya kepada masyarakat yang merayakan Iduladha tahun ini. Ia berharap kebersamaan dan semangat berbagi tidak berhenti hanya pada perayaan hari raya.

"Semoga Allah memberikan kita kesempatan kembali untuk beribadah pada Iduladha yang akan datang. Semoga kita semua diberikan kesehatan, umur panjang, dan tetap bisa menjaga kebersamaan seperti hari ini," pesannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.