Harga Bawang Putih dan Cabai Naik, Pemprov Jakarta Siap Gelar Operasi Pasar

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencatat harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan beberapa hari terakhir. Seperti bawang putih hingga cabai yang naik di pasar-pasar Jakarta.
Kepala Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga pangan di lima wilayah administrasi Jakarta pada Minggu (14/6/2026), kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas bawang putih.
"Kenaikan harga bawang putih ini menjadi yang tertinggi di antara seluruh komoditas bahan dapur yang dipantau. Dalam beberapa hari terakhir, harga bawang putih meningkat cukup tajam sehingga menjadi perhatian utama kami dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan," kata Ratu dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Peserta dari 38 Provinsi Tiba di Jakarta, Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026 Resmi Dimulai
Data Dinas PPKUKM menunjukkan harga bawang putih naik sebesar Rp4.949 per kilogram atau 12,9 persen, dari Rp38.371 menjadi Rp43.320 per kilogram. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas bumbu dapur lainnya yang dipantau pemerintah daerah.
Selain bawang putih, harga cabai merah besar (TW) juga mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dari Rp67.250 menjadi Rp69.400 per kilogram. Sementara harga cabai rawit merah meningkat Rp1.300 per kilogram atau 1,65 persen, dari Rp79.000 menjadi Rp80.300 per kilogram.
"Kenaikan juga terjadi pada beberapa jenis cabai. Cabai merah besar mengalami peningkatan lebih dari tiga persen, sedangkan cabai rawit merah naik menjadi Rp80.300 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau naik Rp634 per kilogram atau 1,03 persen menjadi Rp61.917 per kilogram," ujarnya.
Merespons kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut, Pemprov Jakarta melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan berbagai langkah intervensi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di Jakarta.
Langkah yang akan dilakukan antara lain operasi pasar untuk komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, penguatan distribusi pangan ke pasar rakyat, serta koordinasi dengan daerah sentra produksi guna memastikan pasokan tetap tersedia.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Siapkan Kuota 245.980 Murid Baru untuk SPMB 2026/2027
"Kami akan memperkuat koordinasi melalui TPID untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Intervensi akan dilakukan melalui operasi pasar serta penguatan distribusi komoditas ke pasar-pasar rakyat agar pasokan tetap lancar dan harga dapat segera terkendali," jelasnya.
Pemantauan harga dan stok pangan juga akan dilakukan setiap hari untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang periode meningkatnya konsumsi masyarakat.
"Kami memastikan stok pangan strategis di Jakarta masih dalam kondisi aman. Pemerintah akan terus hadir untuk menjaga keseimbangan pasokan dan keterjangkauan harga sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan bahan pangan pokok tetap tersedia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






