Pramono Ancam Cabut KJP hingga KJMU Bagi Warga yang Buang Sampah ke Sungai

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengancam akan mencabut berbagai bantuan sosial milik warga yang terbukti membuang sampah ke sungai. Sanksi tersebut dapat berupa penghentian bantuan pendidikan hingga bantuan sosial lainnya, sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah di Jakarta.
"Kalau memang ditemukan ada masyarakat yang membuang sampah di sungai, tentunya Pemerintah Provinsi Jakarta tidak segan-segan mengambil sikap tegas," kata Pramono, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, hampir seluruh warga penerima manfaat memperoleh berbagai fasilitas dan bantuan dari pemerintah daerah. Karena itu, penerima bantuan juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga: HUT Ke-499 Jakarta, Pramono Anung Perkuat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber
"Hampir semua rumah mendapatkan fasilitas apakah melalui Pasukan Putih, KJP, KJMU, bansos dan macam-macam. Jadi kalau memang dilakukan pelanggaran untuk itu ya tentunya kita akan mengambil sikap," ujarnya.
Dia menilai, langkah tegas diperlukan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif warga dari tingkat rumah tangga.
Pemprov Jakarta saat ini terus mendorong gerakan pemilahan sampah melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5. Program tersebut mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya, guna mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir maupun mencemari aliran sungai.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 80 Persen Masalah Sampah Tuntas pada 2029
"Sesuai dengan Ingub Nomor 5, gerakan pemilahan sampah di Jakarta mendapatkan respons dukungan yang luar biasa," tutur Pramono.
Pelaksanaan program tersebut telah menjangkau hampir seluruh wilayah permukiman di Jakarta. Keterlibatan warga dinilai semakin meningkat seiring bertambahnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
"Sekarang hampir semua RT dan RW sudah menjalankan pemilahan sampah," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






