Menpar Widiyanti Apresiasi Astra Rawat Budaya Osing Lewat Program Desa Sejahtera Kemiren

AKURAT.CO Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi pendampingan Astra terhadap warga Desa Sejahtera Astra Kemiren, Kabupaten Banyuwangi.
Pendampingan itu dinilai memperkuat pelestarian budaya Osing, sekaligus membuka ruang ekonomi melalui pengembangan desa wisata.
Widiyanti berkunjung ke Desa Sejahtera Astra Kemiren pada Sabtu (25/7/2026). Ia didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas; Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Reza Pahlevi; Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti; serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren, Mohammad Edy Saputro.
Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau aktivitas budaya dan ekonomi kreatif masyarakat Osing. Mulai dari kesenian Gejog Lesung, proses menyangrai Kopi Osing, pembuatan kue tradisional kucur, kerajinan tas anyaman daun kelapa, hingga produk lokal di Pojok UMKM Desa Wisata.
"Terima kasih kepada Astra yang telah mendukung dan membina Desa Sejahtera Astra Kemiren. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengembangan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis budaya," ujar Widiyanti.
Baca Juga: Astra Kembangkan Desa Wisata Bugisan, Pendapatan UMKM Naik 31 Persen Berkat Candi Plaosan
Astra juga menyerahkan bantuan kepada Desa Sejahtera Astra Kemiren berupa 20 unit komposter, 50 paket perlengkapan homestay, serta pembangunan amfiteater. Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang pengembangan desa wisata berbasis budaya yang berkualitas dan berkelanjutan.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyebut kunjungan Menpar Widiyanti menjadi apresiasi bagi warga Kemiren yang konsisten menjaga budaya Osing.
"Kunjungan ini menjadi apresiasi terhadap semangat masyarakat yang terus menjaga budaya Osing sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan desa wisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Boy, dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh sehingga budaya Osing tetap lestari dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Masyarakat Kemiren selama ini menjaga beragam tradisi Osing, seperti upacara adat Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, kuliner lokal, musik tradisional, hingga arsitektur khas Osing. Tradisi itu tidak hanya menjadi identitas desa, tetapi juga menjadi daya tarik yang menggerakkan kegiatan ekonomi warga.
Baca Juga: Hermina dan Yayasan Astra-YDBA Perkuat Produktivitas Pelaku Usaha Lewat Edukasi Kesehatan Kerja
Astra memperkuat pengembangan desa tersebut sejak 2024 melalui program Desa Sejahtera Astra. Bersama warga dan penggerak lokal, program ini menyasar empat bidang, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Pendampingan dilakukan melalui penguatan posyandu dan pendidikan anak usia dini (PAUD), pengelolaan sampah dan pengembangan biogas, pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta pengembangan homestay dan sarana pendukung desa wisata.
Program telah menjangkau sekitar 300 warga Kemiren. Saat ini terdapat 50 homestay dengan total 92 kamar, 40 pelaku usaha lokal di sektor kuliner, kerajinan, dan kopi, serta 40 anggota Pokdarwis yang terlibat mengelola desa wisata dan melestarikan budaya Osing.
Pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis disebut meningkat 33 persen. Perkembangan itu menunjukkan pelestarian budaya dapat menjadi sumber penghidupan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa.
Kemiren juga telah menerima sejumlah penghargaan sejak 2019, antara lain Wonderful Indonesia Impact, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dan ASEAN Tourism Award 2025. Pada tingkat internasional, Desa Sejahtera Astra Kemiren masuk dalam The Best Tourism Village Upgrade Program 2025.
Baca Juga: Astra Ajak Generasi Muda NTB Jadi Agen Perubahan Melalui SATU Indonesia Awards 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




