Akurat Logo

Stasiun Tugu dan Candi Prambanan Siap Sambut Masa Liburan Sekolah

Ayu Rachmaningtyas | 1 Juni 2026, 22:43 WIB
Stasiun Tugu dan Candi Prambanan Siap Sambut Masa Liburan Sekolah
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, berbincang dengan wisatawan saat mengunjungi Candi Prambanan. Foto: Kemenpar

AKURAT.CO Kementerian Pariwisata memastikan kesiapan fasilitas pelayanan publik dan destinasi wisata di Candi Prambanan serta Stasiun Tugu Yogyakarta, menjelang masa liburan sekolah 2026.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan ke destinasi wisata Candi Prambanan dan Stasiun Tugu guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran layanan bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi.

"Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya. Agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal," jelas Widiyanti, dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Di Candi Prambanan, salah satu kompleks candi Hindu terbesar, Widiyanti meninjau sejumlah titik layanan utama, di antaranya loket wisatawan Nusantara dan loket wisatawan mancanegara, untuk memastikan proses pembelian tiket berlangsung cepat, tertib dan efisien.

Widiyanti menilai suasana di Kompleks Candi Prambanan terpantau kondusif dan ramai dikunjungi wisatawan. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan wisatawan menjelang masa liburan sekolah.

Baca Juga: Kemenpar Siapkan Strategi Perkuat Pariwisata di Tengah Tekanan Geopolitik Global

Ia juga meninjau titik penjemputan buggy yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung di kawasan candi.

Widiyanti turut mengunjungi Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Selanjutnya meninjau Stasiun Tugu yang merupakan simpul transportasi kereta api penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa.

Menjelang libur sekolah, Stasiun Tugu tampak ramai oleh wisatawan dan pengguna jasa kereta api.

Di lokasi ini, Widiyanti memantau berbagai fasilitas layanan, termasuk sistem face recognition di pintu masuk stasiun yang berfungsi mempercepat proses boarding penumpang.

Baca Juga: Tak Hanya Jakarta, Menpar Bidik Yogyakarta Jadi Pintu Wisatawan Jepang

Selain juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), area bermain anak (playground), klinik kesehatan, hingga ruang laktasi.

Widiyanti turut mengapresiasi kehadiran etalase produk UMKM lokal yang difasilitasi KAI Wisata, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan transportasi.

"Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat," katanya.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode puncak kunjungan wisata, PT KAI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Antara lain penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian kereta, serta penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional.

Optimalisasi layanan tersebut tercermin pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, di mana KAI berhasil melayani lebih dari 5 juta penumpang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Baca Juga: Kemenpar Promosikan Destinasi Wisata 3B ke Pasar Quality Tourism di Empat Benua

Capaian tersebut menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin andal sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Dalam menyambut libur sekolah, Kemenpar juga mendorong masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye Liburan Cara Baru.

Kampanye ini menawarkan berbagai pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga, mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.

Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, Kemenpar menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan di Indonesia.travel. Yang membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta berbagai ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.

Untuk itu, Kemenpar juga terus memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Indonesia sebagai pilihan liburan keluarga, mulai dari Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, hingga beragam destinasi menarik lainnya di berbagai daerah.

Melalui kampanye Liburan Cara Baru, Kemenpar mengajak masyarakat menjadikan perjalanan sebagai sarana untuk menciptakan pengalaman baru, mempererat kebersamaan keluarga. Sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia.

Dari perjalanan singkat hingga eksplorasi destinasi yang dekat dan familiar, setiap perjalanan dapat menjadi bagian dari cerita liburan sekolah yang berkesan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.