Serdik Sespimmen Dikreg 67 Gali Strategi Pencegahan Karhutla di Kapuas

AKURAT.CO Serdik Pokjar 16 Sespimmen Dikreg ke-67 T.A. 2026 melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) dengan menggali informasi terkait strategi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Kapuas, Polda Kalimantan Tengah, Jumat (11/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para Serdik melakukan audiensi dengan pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi karhutla, langkah pencegahan, serta sinergi lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat.
Kompol John Philips Rumadas mengatakan KKP menjadi kesempatan bagi para Serdik untuk melihat secara langsung persoalan karhutla sekaligus mempelajari langkah-langkah pencegahan yang telah diterapkan di lapangan.
"Melalui kegiatan ini kami menggali informasi secara langsung mengenai kondisi Karhutla, upaya pencegahan, serta sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat," kata John Philips Rumadas.
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Peran serta masyarakat menjadi bagian penting untuk menekan potensi kebakaran.
"Yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan mengenai bahaya Karhutla. Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan," ujarnya.
Selain audiensi dengan pemerintah daerah, John bersama Serdik Sespimmen Pokjar 16 melakukan wawancara dengan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kapuas.
Wawancara dilakukan di Polsek Selat, Polsek Kapuas Murung, Polsek Kapuas Timur, Polsek Kapuas Barat, Polsek Kapuas Tengah, Polsek Kapuas Hulu, Polsek Mantangai, Polsek Basarang, Polsek Pulau Petak, Polsek Timpah, Polsek Pasak Talawang, Polsek Mandau Talawang, dan Polsek Bataguh.
John mengatakan informasi dari jajaran kepolisian di tingkat kewilayahan menjadi bahan penting untuk memetakan persoalan sekaligus mengidentifikasi praktik terbaik dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.
"Data dan pengalaman yang kami dapatkan dari lapangan nantinya menjadi bahan pembelajaran, terutama dalam membangun pola kepemimpinan dan kolaborasi yang efektif dalam menghadapi Karhutla," katanya.
Baca Juga: Industri Asuransi Umum Tertekan, Ini Strategi Asuransi Astra Tetap Tumbuh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









