Akurat
Pemprov Sumsel

Pimpin Apel dan Simulasi Penanggulangan Karhutla, Menteri LHK Puji Upaya Pemprov Sumsel Tekan Karhutla 2025

Mukodah | 29 Juli 2025, 20:33 WIB
Pimpin Apel dan Simulasi Penanggulangan Karhutla, Menteri LHK Puji Upaya Pemprov Sumsel Tekan Karhutla 2025

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Herman Deru kembali menuai apresiasi dari pemerintah pusat.

Kali ini, pujian datang langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, atas keseriusan Pemprov Sumsel mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2025.

Apresiasi itu disampaikan Menteri LHK saat menghadiri Apel dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Palembang, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga: Sumsel Ukir Sejarah, Jadi Provinsi Pertama Punya Posbankum di Seluruh Desa dan Kelurahan

Dia menyatakan kekaguman terhadap penurunan drastis kasus karhutla di Sumsel dibandingkan daerah lain.

"Dengan lahan gambut mencapai 2,1 juta hektare, Sumsel tergolong stabil. Penurunan hotspot signifikan ini adalah buah dari kerja keras pemprov dan seluruh stakeholder," ujarnya.

Menteri LHK menambahkan bahwa terjaganya tinggi muka air di lahan gambut adalah bukti konkret keseriusan semua pihak.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Resmikan Kantor Desa Kerta Mukti Dibangun Secara Swadaya Oleh Masyarakat

"Kalau tidak dijaga serius, api akan mudah menyala. Di Sumsel, api hanya mungkin muncul jika memang ada tindakan membakar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Menteri LHK juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang lalai, terutama pemegang konsesi lahan. Dia meminta aparat TNI-Polri tak ragu menindak pelanggaran.

Apel siaga tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan permanen sebagaimana arahan Presiden RI.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Panen Raya Padi IP 200 di Banyuasin, Bukti Konsistensi Petani dan Dukungan Pemprov Sumsel

"Kita ingin solusi jangka panjang, bukan sekadar pemadaman ketika kebakaran terjadi," kata Menteri LHK.

Menurutnya, pengendalian karhutla berkontribusi besar terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca, terutama dalam konteks krisis iklim global yang semakin mengkhawatirkan.

Dia mengingatkan bahwa Indonesia punya rekam jejak kelam soal karhutla, mulai dari tahun 1982 hingga 2023. Namun, kondisi Sumsel di tahun ini menunjukkan kemajuan besar.

Baca Juga: Dorong Pemerintahan Digital, Sumsel Mantapkan Peran Strategis PPID

Data BNPB menyebutkan sejak Januari hingga Mei 2025, tercatat 983 kejadian karhutla nasional.

Di Sumsel sendiri hanya 64 kejadian dengan luas lahan terdampak sekitar 43 hektare, jumlah yang jauh lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menteri LHK mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru dan seluruh jajaran.

"Kesiapsiagaan yang ditunjukkan hari ini adalah refleksi dari komitmen Sumsel dalam penanggulangan karhutla," tandasnya.

Baca Juga: Sinergi Pemerintah Daerah Dongkrak PAD, Pemkot Lubuklinggau Serahkan Kendaraan Operasional ke Pemprov Sumsel

Herman Deru sendiri mengungkapkan bahwa capaian ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor.

"TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media dan relawan semua bergerak bersama," ujarnya.

Dalam apel tersebut, Menteri LHK juga menyerahkan bantuan simbolis kepada Pemprov Sumsel.

Apel ditutup dengan simulasi pemadaman karhutla yang disaksikan langsung sejumlah pejabat nasional.

Baca Juga: Sumsel Cetak Sejarah, Jadi Provinsi Pertama Inisiasi Perlindungan Anak dan Perempuan Pascaperceraian

Usai apel, Menteri LHK bersama Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto; Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati; Menteri Polkam diwakili Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Purwito Hadi Wardhono; Kepala Basarnas diwakili Deputi Kesiapsiagaan, Nur Isrudin Mukhlis; dan pejabat lainnya meninjau sejumlah armada dan peralatan penanggulangan karhutla.

Rombongan Menteri LHK dan Gubernur Sumsel juga menyaksikan simulasi pemadaman karhutla dalam apel tersebut.

Baca Juga: Dibuka Sekda Edward Candra, Pelatihan Kepemimpinan Angkatan III dan IV Dorong Profesionalisme ASN di Sumsel

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK