Kecam Serangan ke Rafah, Jokowi Minta Israel Taati Putusan Mahkamah Internasional

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia mengecam keras serangan Israel di Kota Rafah, Palestina. Serangan itu menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai puluhan lainnya, menurut dinas pertahanan sipil Palestina.
"Meskipun sudah berkali-kali saya sampaikan, tapi saya ingin mengulang lagi bahwa Indonesia mengecam keras serangan Israel ke Rafah," tegas Jokowi, di sela kunjungan kerja di Riau, dikutip Antara, Sabtu (1/6/2024).
Menurutnya, Israel semestinya memiliki kewajiban untuk menaati putusan Mahkamah Internasional (ICJ/International Court of Justice), termasuk penghentian potensi serangan ke Palestina.
Diketahui, dalam putusannya, pengadilan dunia tidak memerintahkan gencatan senjata di Gaza, tapi meminta Israel untuk mengambil tindakan pencegahan dan menghukum kampanye militer langsung untuk melakukan genosida..
Israel juga telah diperintahkan untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza dan dimintakan melapor kembali ke pengadilan dalam waktu satu bulan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia konsisten dengan politik bebas aktif memperjuangkan kemerdekaan semua bangsa. Termasuk kemerdekaan Palestina yang saat ini tengah diperjuangkan oleh banyak negara.
"Indonesia konsisten dengan politik bebas aktif, memperjuangkan kemerdekaan semua bangsa. Termasuk kemerdekaan bangsa Palestina dan memperjuangkan perdamaian dunia," kata Jokowi dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Blok Rokan, Dumai, Riau, Sabtu (1/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







