Mengenal Pager Milik Hizbullah, Meledak Tewaskan 9 Orang dan Ribuan Luka-luka

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa sembilan orang termasuk anak-anak, tewas akibat ledakan pager genggam Hizbullah di beberapa lokasi.
Selain itu, 2.800 orang terluka akibat ledakan serentak pager di Beirut dan wilayah lainnya di Lebanon.
Dikutip dari The New York Times, Kamis (18/9/2024), Hizbullah menduga Israel atas tindakan yang mereka sebut sebagai agresi kriminal dan bersumpah akan membalasnya.
Duta Besar Iran untuk Lebanon juga terluka dalam ledakan pager yang digunakan oleh kelompok Hizbullah pada Selasa (17/9/2024), namun menurut laporan media pemerintah Iran, lukanya tidak parah.
Lantas, apa itu Pager milik Hizbullah yang meledak dan menyebabkan ribuan orang terluka? Simak berikut penjelasannya.
Pager adalah perangkat telekomunikasi yang populer sebelum ponsel hadir.
Pada 1990-an, perangkat ini banyak digunakan termasuk di Indonesia, hingga ada lagu yang terinspirasi darinya.
Dikenal juga sebagai beeper atau penyeranta dalam Bahasa Indonesia, pager adalah perangkat elektronik kecil dan portabel yang dirancang untuk menerima dan dalam beberapa kasus, mengirim pesan singkat atau peringatan.
Biasanya, perangkat ini digunakan oleh dokter, perawat dan petugas layanan darurat karena keandalannya dan kemampuannya berfungsi tanpa jaringan seluler, yang mungkin tidak dapat diandalkan dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Konsumsi Atlet Terlambat, Ayah Rizki Juniansyah Minta 'Uang Mentahnya'
Namun, memasuki akhir abad ke-21, pager mulai tersingkir oleh ponsel.
Meski begitu, beberapa layanan darurat dan personel keselamatan masih menggunakannya.
Hizbullah yang berupaya menghindari infiltrasi spyware Israel dan AS, telah lama mengesampingkan teknologi canggih, memilih untuk tetap menggunakan pager.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









