China Kecam Tarif Resiprokal AS: Ancaman Serius bagi Negara Berkembang dan Ekonomi Global

AKURAT.CO Pemerintah China mengecam keras kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat, menyebutnya sebagai bentuk baru proteksionisme yang dapat menghambat pembangunan negara-negara berkembang, terutama di kawasan Global South.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (7/4/2025), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan, langkah AS yang mengedepankan prinsip "America First" justru mencederai kepentingan sah negara lain dan bertentangan dengan semangat kerja sama global.
“Kebijakan ini bukan hanya egois, tapi juga melanggar prinsip nondiskriminasi WTO. Ini bentuk nyata unilateralisme yang bisa merusak tatanan perdagangan internasional,” kata Lin.
Menurutnya, penerapan tarif yang tidak adil akan semakin memperlebar jurang ketimpangan antara negara maju dan negara berkembang.
Data Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menunjukkan bahwa negara-negara miskin akan menanggung dampak paling besar dari kebijakan ini—mereka yang justru paling membutuhkan ruang untuk tumbuh.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Pesantren, Pramono Lepas 1.024 Santri ke Pondok Modern Gontor
“Langkah AS bisa menggagalkan pencapaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang menjadi cita-cita bersama dunia,” ujar Lin.
Lebih jauh, Lin memperingatkan, kebijakan tersebut tidak hanya mengganggu rantai pasok global, tetapi juga dapat memperlambat pemulihan ekonomi dunia yang masih rentan pasca-pandemi dan krisis geopolitik.
“Tarif resiprokal ini adalah serangan langsung terhadap sistem perdagangan multilateral. Dunia tidak boleh diam,” tegasnya.
China menyerukan semua negara untuk menolak segala bentuk proteksionisme dan unilateralisme. Lin menegaskan pentingnya menjunjung tinggi kerja sama internasional, keterbukaan, serta prinsip kesetaraan dan keadilan dalam tatanan global.
“Pembangunan bukan hak istimewa segelintir negara, melainkan hak universal setiap bangsa,” pungkasnya.
Baca Juga: Easybook.com, Solusi Arus Balik Lebaran 2025 yang Murah dan Tanpa Antre
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









