Gaza Resmi Alami Kelaparan: Ratusan Ribu Warga Hadapi Bencana Kemanusiaan

AKURAT.CO Gaza resmi dilanda kelaparan. Laporan terbaru Integrated Food Security Phase Classification (IPC) pada Jumat (22/8) menyatakan bahwa krisis pangan ekstrem kini terjadi di Kota Gaza dan berisiko meluas ke Khan Younis serta Deir al-Balah jika tidak ada gencatan senjata dan akses bantuan kemanusiaan segera dibuka.
Gaza di Ambang Malapetaka Pangan
IPC, lembaga yang beranggotakan badan PBB, LSM internasional, dan pemerintah sejak 2004, menegaskan bahwa mereka menemukan “bukti yang masuk akal” adanya kelaparan di Jalur Gaza.
“Lebih dari 500.000 orang kini menghadapi kondisi bencana dengan kelaparan, kemelaratan, dan kematian,” tulis laporan itu. IPC memperingatkan bahwa 1,07 juta orang lain di Gaza juga masuk kategori berisiko tinggi kelaparan.
Jika perang dan blokade berlanjut, antara Agustus hingga September 2025, krisis pangan diperkirakan akan semakin buruk. Diperkirakan sekitar 641.000 orang atau sepertiga populasi Gaza akan menghadapi kondisi IPC Fase 5 atau kelaparan. Sementara itu, 1,14 juta orang atau 58% populasi diperkirakan berada dalam kondisi darurat pangan. Situasi ini juga mengancam anak-anak, dengan 132.000 balita berisiko menderita malnutrisi akut, termasuk 41.000 di antaranya mengalami kondisi parah yang berpotensi mengakibatkan kematian.
Israel Membantah Laporan Kelaparan
Pemerintah Israel menolak hasil laporan IPC. Kementerian Luar Negeri Israel menyebut temuan tersebut “kebohongan yang dicuci Hamas melalui organisasi internasional.”
Israel mengklaim lebih dari 100.000 truk bantuan telah masuk Gaza sejak perang dimulai. Mereka juga menyebut harga pangan di Gaza “turun drastis” akibat bantuan besar-besaran yang dikirimkan.
Namun, organisasi kemanusiaan PBB menilai jumlah bantuan itu masih jauh dari kebutuhan. Bahkan, mekanisme distribusi bantuan yang didukung AS dan Israel dikritik karena menyebabkan banyak korban sipil di sekitar pusat pembagian pangan.
Krisis Gaza Bisa Dicegah?
Menurut Tom Fletcher, Kepala Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), kelaparan di Gaza bukanlah bencana alam melainkan akibat hambatan politik.
“Ini adalah kelaparan yang sebenarnya bisa dicegah. Makanan menumpuk di perbatasan, tapi terhalang hambatan sistematis Israel,” kata Fletcher di Jenewa.
Apa Itu Klasifikasi IPC Fase 5 (Kelaparan)?
IPC menyatakan suatu wilayah dalam kondisi famine jika memenuhi tiga indikator berikut: 20% rumah tangga tidak memiliki akses pangan sama sekali, 30% anak usia 6 bulan – 5 tahun menderita malnutrisi akut, dan terjadi dua kematian orang dewasa atau empat kematian anak per 10.000 penduduk setiap hari akibat kelaparan.
Sebelumnya, status kelaparan resmi baru ditetapkan beberapa kali, misalnya Somalia (2011), Sudan Selatan (2017 & 2020), dan Darfur (2024). Gaza menjadi wilayah pertama di Timur Tengah yang masuk kategori bencana kelaparan resmi IPC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








