Jelang Hari Nasional, Vietnam Bebaskan 14 Ribu Tahanan

AKURAT.CO Vietnam akan membebaskan hampir 14 ribu tahanan, termasuk puluhan warga negara asing, menjelang perayaan Hari Nasional pada 2 September. Jumlah ini menjadi rekor tertinggi pembebasan tahanan dalam satu tahun di negara tersebut.
Tradisi pemberian amnesti memang kerap dilakukan pemerintah Vietnam sebelum peristiwa penting. Pada April lalu, misalnya, lebih dari 8 ribu tahanan dibebaskan menjelang peringatan 50 tahun jatuhnya Saigon.
Dalam konferensi pers pada Kamis (29/8), pejabat Kantor Kepresidenan, Can Dinh Tai, menyebut total ada 13.915 orang yang akan memperoleh amnesti mulai 1 September. Dari jumlah itu, 66 orang di antaranya adalah warga asing dari 18 negara, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Australia.
Wakil Menteri Keamanan Publik, Le Van Tuyen, menegaskan bahwa angka tahun ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Vietnam.
Namun, tahanan dengan kasus politik serius—seperti upaya menggulingkan pemerintah atau aksi terorisme—tidak termasuk dalam daftar penerima amnesti.
Sejak 2009, Vietnam sudah memberikan pembebasan lebih awal kepada sekitar 100 ribu tahanan. Meski begitu, aktivis politik sejauh ini tidak pernah masuk dalam program tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







