Simone Gbagbo, Mantan Ibu Negara Pantai Gading Resmi Maju Jadi Calon Presiden 2025

AKURAT.CO Mantan Ibu Negara Pantai Gading, Simone Gbagbo, resmi mengumumkan pencalonannya sebagai calon presiden pada pemilu Oktober 2025. Langkah mengejutkan ini menandai kembalinya perempuan berusia 76 tahun tersebut ke panggung politik setelah sempat mendekam di penjara akibat konflik berdarah di negaranya.
Dari “Wanita Besi” ke Kandidat Pemimpin Baru
Simone Gbagbo bukan nama asing dalam politik Pantai Gading. Ia pernah dijuluki “wanita besi” karena sikap tegasnya saat menjadi Ibu Negara dari 2000 hingga 2011, mendampingi suaminya kala itu, Presiden Laurent Gbagbo. Bersama Laurent, ia ikut mendirikan Front Populer Pantai Gading (FPI) dan dikenal sebagai orator ulung yang kerap memadukan retorika politik dengan semangat iman Kristen evangelis.
Namun, masa jayanya berakhir tragis. Setelah suaminya kalah dari Alassane Ouattara dalam pemilu 2010, Simone diduga memiliki peran besar dalam kekerasan pasca pemilu yang menewaskan lebih dari 3.000 orang. Ia ditangkap di sebuah bunker ketika pasukan pro-Ouattara yang didukung Prancis menggempur Abidjan pada 2011.
Rekam Jejak Kontroversial
Pengadilan Pantai Gading menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan mengorganisir kekerasan bersenjata dan mengganggu ketertiban negara. Ia juga sempat menghadapi tuntutan di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan terhadap kemanusiaan, meski kemudian dibebaskan.
Pada 2018, Presiden Ouattara memberi amnesti kepada Simone sebagai langkah rekonsiliasi nasional. Keputusan ini membuka jalan baginya untuk kembali terjun ke politik, meskipun rekam jejaknya masih menuai pro dan kontra.
Kehidupan Pribadi dan Perceraian Publik
Simone dan Laurent Gbagbo pertama kali bertemu pada 1973 sebagai aktivis serikat buruh. Mereka menikah setelah lama berjuang melawan rezim Presiden Félix Houphouët-Boigny. Namun, pernikahan mereka kandas setelah Laurent menjalin hubungan dengan jurnalis Nady Bamba. Simone menuduh Laurent melakukan “perzinahan terang-terangan” ketika mengajukan gugatan cerai pada 2021.
Visi Politik dan Pemilu 2025
Dalam deklarasinya, Simone Gbagbo menyerukan dukungan rakyat untuk “membangun negara baru”. Ia berjanji membawa perubahan setelah satu dekade pemerintahan Presiden Ouattara. Pengamat politik menilai pencalonannya dapat memecah suara oposisi dan memberi warna baru dalam pemilu Pantai Gading 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







