Jet Tempur AS Cegat 4 Pesawat Rusia di Dekat Alaska

AKURAT.CO Jet-jet tempur AS dikerahkan pada hari Rabu waktu setempat untuk mengidentifikasi dan mencegat empat pesawat tempur Rusia yang terbang di dekat Alaska. Peristiwa itu diungkapkan Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) dalam sebuah pernyataan.
NORAD mengatakan dua pesawat pengebom strategis jarak jauh Tu-95 Rusia dan dua jet tempur Su-35 terbang di Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska, yang merupakan wilayah udara internasional yang berbatasan dengan wilayah udara kedaulatan AS dan Kanada.
NORAD menanggapi pada hari Rabu dengan mengirimkan sebuah pesawat peringatan dini dan kontrol E-3, beserta empat pesawat F-16 dan empat pesawat tanker KC-135, "untuk mengidentifikasi dan mencegat secara pasti" pesawat Rusia di ADIZ Alaska.
NORAD mengatakan aktivitas militer Rusia di ADIZ merupakan hal yang umum dan tidak dianggap sebagai ancaman, tetapi ini merupakan yang terbaru dari serangkaian penerbangan pesawat Rusia yang dipandang oleh banyak pihak sebagai uji kesiapan AS dan negara-negara sekutu NATO. Peristiwa ini terjadi ketika para pejabat di Denmark terus menyelidiki pesawat tanpa awak (drone) besar yang belum diidentifikasi, yang terbang di dekat Bandara Kopenhagen pada hari Selasa dan Rabu, mengganggu lalu lintas.
Polisi Denmark mengatakan bahwa pesawat tanpa awak tersebut dioperasikan oleh "aktor yang cakap."
Negara-negara Eropa telah waspada di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina. Pesawat tanpa awak Rusia ditembak jatuh oleh pesawat tempur Polandia dan sekutu NATO setelah melintasi wilayah udara Polandia pada 9 September. Sepuluh hari kemudian, Estonia mengatakan beberapa jet tempur Rusia memasuki wilayah udaranya.
Pesawat-pesawat Rusia memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska pada hari Rabu, sekitar satu bulan setelah insiden yang sangat mirip, yang juga menyebabkan AS mengerahkan jet tempur untuk melakukan intersepsi.
Pada akhir Agustus, NORAD mengatakan telah mendeteksi dan mengawasi sebuah pesawat pengintai militer Rusia di dalam ADIZ setelah mencegat pesawat mata-mata jenis yang sama di wilayah tersebut tiga kali dalam beberapa hari sebelumnya.
Pada bulan September 2024, NORAD mengunggah video dramatis sebuah jet Rusia yang terbang "hanya beberapa kaki" dari pesawat NORAD di lepas pantai Alaska. Saat itu, seorang jenderal AS mengatakan bahwa tindakan awak jet tersebut "tidak aman, tidak profesional, dan membahayakan semua orang."
"ADIZ adalah wilayah udara internasional yang telah ditentukan yang mewajibkan identifikasi semua pesawat secara langsung demi kepentingan keamanan nasional," kata NORAD.
Sejauh ini, tidak satu pun situasi yang mengakibatkan pesawat tempur Rusia memasuki wilayah udara kedaulatan AS atau Kanada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








