Tragis! Siswi SMK di Malaysia Tewas Ditikam Teman Sekolah Saat Jam Pelajaran

AKURAT.CO Seorang siswi Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Bandar Utama 4 di Petaling Jaya, Malaysia, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga ditikam oleh teman sekolahnya pada Selasa (14/10) pagi.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat di lingkungan sekolah. Berdasarkan keterangan awal, pelaku yang juga siswi di sekolah tersebut diduga membawa senjata tajam jenis pisau dan menikam korban saat jam pelajaran berlangsung.
Pihak kepolisian setempat masih menyelidiki motif di balik aksi penikaman ini. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti pertikaian antara keduanya.
Asisten Komisaris Polisi Petaling Jaya, Shamsudin Mamat, mengatakan pihaknya telah tiba di lokasi bersama tim penyidik untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bukti, serta memintai keterangan dari sejumlah saksi.
Hingga siang hari, area sekolah masih dipasangi garis polisi. Kepolisian dijadwalkan menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan terbaru kasus tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026




