Netanyahu Masih Tebar Ancaman: Hamas Harus Melucuti Senjatanya atau "Neraka akan Pecah"

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia berharap akan adanya fase damai berikutnya dalam kesepakatan antara Israel dan Hamas. Tetapi di sisi lain, ia tetap menebar ancaman.
Netanyahu menekankan bahwa syarat-syarat Presiden Trump "sangat jelas:" Hamas harus menyerahkan senjatanya dan melakukan demiliterisasi, atau "neraka akan pecah".
"Kami sepakat untuk memberi kesempatan pada perdamaian," kata Netanyahu pada hari Selasa, sehari setelah Trump melakukan kunjungan singkat ke Tel Aviv untuk menandai fase pertama dari 20 poin rencana perdamaiannya untuk Gaza, dan menyatakan "perang telah berakhir."
Setelah para sandera yang masih hidup dipulangkan, Netanyahu mengatakan demiliterisasi dan pelucutan senjata harus dilakukan selanjutnya.
"Pertama, Hamas harus menyerahkan senjatanya," kata Netanyahu dalam sebuah wawancara eksklusif di Tel Aviv dengan pembawa acara "CBS Mornings" Tony Dokoupil.
"Dan kedua, Anda harus memastikan tidak ada pabrik senjata di dalam Gaza. Tidak ada penyelundupan senjata ke Gaza. Itulah demiliterisasi."
Hamas telah menolak untuk menyerahkan senjata. Trump memperingatkan pada hari Selasa bahwa jika Hamas tidak melucuti senjatanya ia yang akan melakukannya. "Kami akan melucuti senjata mereka."
"Dan itu akan terjadi dengan cepat dan mungkin dengan kekerasan," katanya. "Tetapi mereka akan melucuti senjata."
Netanyahu mengatakan ia mendengar pernyataan Trump, memparafrasekannya sebagai "kekacauan terjadi."
"Yah, saya harap tidak," kata Netanyahu. "Saya harap kita bisa melakukan ini dengan damai. Kami tentu siap melakukannya."
Kesepakatan tersebut, yang ditengahi oleh pemerintahan Trump, menjamin pembebasan seluruh 20 sandera Israel yang masih hidup dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.
Hamas juga mengembalikan jenazah empat sandera Israel yang telah meninggal pada hari Senin, dan empat lainnya diserahkan pada hari Selasa, sehingga tersisa 20 orang yang belum dikembalikan. Forum Sandera dan Keluarga Hilang, sebuah kelompok yang mewakili keluarga sandera, menyerukan agar rencana perdamaian ditangguhkan "sampai setiap individu yang meninggal dikembalikan."
Trump mengatakan pada hari Senin bahwa belum semua jenazah telah ditemukan dan dievakuasi.
Pertukaran tersebut merupakan langkah krusial dalam perjanjian untuk mengakhiri perang dua tahun di Gaza dan mewujudkan perdamaian abadi di wilayah yang telah dirusak oleh konflik selama puluhan tahun.
Rencana tersebut juga menyerukan Israel untuk menarik diri dari sebagian Jalur Gaza dan menyatakan bahwa "bantuan penuh akan segera dikirim" ke Gaza, tempat warga Palestina menghadapi kelaparan.
Rencana tersebut juga mencakup, tetapi tidak sepenuhnya, menyelesaikan isu-isu yang lebih sensitif, termasuk tata kelola Gaza pascaperang, status kenegaraan Palestina, dan perlucutan senjata Hamas.
Bagi mereka yang ragu bahwa ia menginginkan perdamaian, Netanyahu menyarankan untuk meninjau Perjanjian Abraham, di mana Israel menormalisasi hubungan dengan empat negara Liga Arab.
"Kita memiliki kesempatan untuk memperluas perdamaian itu," ujarnya. "Hadiah terbesar yang dapat kita berikan kepada rakyat Israel, rakyat di kawasan ini, dan rakyat dunia," kata Netanyahu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








