Penjualan Boneka AI Kumma Dihentikan Setelah Ditemukan Konten Tidak Pantas

AKURAT.CO Penjualan boneka berteknologi kecerdasan buatan (AI) Kumma produksi FoloToy dihentikan setelah peneliti menemukan mainan tersebut dapat memberikan konten tidak pantas dan instruksi yang berisiko bagi anak.
CEO FoloToy, Larry Wang, menyatakan penarikan Kumma dan seluruh produk AI perusahaan dilakukan setelah laporan dari Public Interest Research Group (PIRG), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang perlindungan konsumen. Laporan tersebut dikutip oleh CNN.
Kumma, yang dijual dengan harga sekitar Rp1,58 juta (US$99), menggunakan chatbot GPT-4o. Namun, penelitian PIRG menunjukkan boneka ini mampu membahas topik sensitif, termasuk fetis seksual, dan memberikan instruksi berbahaya seperti cara menyalakan korek api serta menunjukkan lokasi penyimpanan pisau di rumah.
The Times melaporkan bahwa ketika peneliti menyebut istilah “kink,” Kumma memberikan penjelasan mengenai permainan peran yang melibatkan aktivitas fisik tertentu. Boneka ini juga menyebutkan lokasi seperti laci dapur saat ditanya tentang tempat menyimpan pisau.
PIRG menilai respons tersebut menunjukkan kurangnya mekanisme penyaringan untuk mencegah konten berbahaya. Meski kecil kemungkinan pertanyaan itu diajukan anak, PIRG menyatakan temuan ini tetap mengkhawatirkan.
RJ Cross, penulis laporan PIRG, mempertanyakan manfaat penggunaan “teman AI” bagi anak, dan menilai interaksi digital tidak dapat menggantikan kebutuhan interaksi sosial langsung pada usia dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







