Longsor di Lokasi Perkemahan Selandia Baru, Polisi Perkirakan Tidak Ada Korban Selamat

AKURAT.CO Polisi Selandia Baru menyatakan kemungkinan besar tidak ada korban selamat dalam peristiwa longsor yang menerjang sebuah lokasi perkemahan di Pulau Utara. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu setelah petugas menemukan sisa-sisa jasad manusia di lokasi kejadian.
Sebanyak enam orang, termasuk dua remaja, masih dinyatakan hilang setelah hujan deras memicu longsor pada Kamis lalu di kawasan Mount Maunganui, pantai timur Pulau Utara. Longsor tersebut menimbun area perkemahan di Kota Tauranga yang saat itu dipadati keluarga yang tengah berlibur musim panas.
Kepala Kepolisian setempat, Superintendent Tim Anderson, mengatakan operasi pencarian telah dihentikan dan kini beralih menjadi operasi pemulihan jenazah.
“Berdasarkan penilaian para ahli, kemungkinan menemukan korban dalam keadaan hidup sangat kecil, meski hal itu tidak bisa sepenuhnya dikesampingkan,” kata Anderson kepada wartawan di Mount Maunganui.
Polisi menyebut tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi dari reruntuhan sejak petugas pertama sempat mendengar suara korban pada hari kejadian. Korban termuda yang dilaporkan hilang berusia 15 tahun.
Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut. “Ini adalah kabar yang sangat menghancurkan. Kepada keluarga yang kehilangan orang tercinta, seluruh rakyat Selandia Baru turut berduka bersama Anda,” tulis Luxon melalui media sosial X.
Luxon juga mengunjungi lokasi longsor pada Jumat dan bertemu dengan keluarga korban.
Sementara itu, sebanyak 35 personel penyelamat dengan bantuan alat berat masih melakukan pembersihan material longsor pada Sabtu. Namun, upaya tersebut sempat terganggu akibat longsoran susulan di sebagian area pencarian pada Jumat malam.
Otoritas pemadam kebakaran dan penanggulangan darurat Selandia Baru memperingatkan bahwa hujan deras yang kembali diperkirakan turun pada Sabtu dapat membahayakan keselamatan petugas. Mereka tidak menutup kemungkinan akan menarik personel dari lokasi jika kondisi semakin berisiko.
Hujan lebat yang melanda wilayah tersebut pekan ini juga memicu longsor lain di kawasan Papamoa, yang menewaskan dua orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






