Mantan PM Norwegia Diselidiki Terkait Dugaan Korupsi dan Jejak Kontak dengan Epstein

AKURAT.CO Otoritas Norwegia membuka penyelidikan terhadap mantan Perdana Menteri Thorbjorn Jagland terkait dugaan korupsi yang dikaitkan dengan kontaknya dengan mendiang finansier Jeffrey Epstein. Informasi ini dilaporkan media RT dengan mengutip pejabat yang mengetahui perkara tersebut.
Pihak kejaksaan menyatakan penyelidikan masih berada pada tahap awal untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam pertemuan, perjalanan, atau pengaturan keuangan yang diduga melibatkan Epstein atau entitas yang terhubung dengannya.
Penyelidikan Masih Tahap Awal, Belum Ada Dakwaan
Jaksa menegaskan belum ada dakwaan yang diajukan dalam kasus ini. Jagland juga telah membantah seluruh tuduhan pelanggaran.
Menurut otoritas penuntut, proses yang berjalan saat ini bersifat penyelidikan pendahuluan untuk mengumpulkan fakta dan memverifikasi informasi yang beredar.
“Ini adalah penyelidikan awal untuk menetapkan fakta. Tidak ada asumsi bersalah,” kata juru bicara otoritas penuntutan. Ia menolak memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan sensitivitas kasus.
Fokus pada Pertemuan, Perjalanan, dan Catatan Keuangan
Tim penyelidik dilaporkan sedang menelaah sejumlah dokumen, termasuk catatan keuangan, korespondensi, serta laporan aktivitas Jagland setelah tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri.
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kembali sorotan terhadap jaringan internasional Jeffrey Epstein dan relasinya dengan sejumlah tokoh politik serta pebisnis di Eropa dan Amerika Serikat.
Nama Epstein Picu Penelusuran di Banyak Negara
Jeffrey Epstein adalah finansier asal Amerika Serikat yang pernah dihukum dalam kasus kejahatan seksual dan meninggal di penjara New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks.
Jaringan pergaulan Epstein yang luas dengan tokoh-tokoh berpengaruh memicu berbagai penyelidikan di sejumlah negara untuk memastikan apakah hubungan tersebut berkaitan dengan tindak pidana.
Sorotan Publik Menguat di Norwegia
Kasus ini menyita perhatian publik Norwegia, negara yang dikenal memiliki standar tinggi terkait transparansi dan etika pejabat publik.
Analis politik menilai penyelidikan terhadap Jagland bisa berdampak lebih luas, terutama dalam mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas dan hubungan tokoh senior setelah tidak lagi memegang jabatan pemerintahan.
Otoritas Norwegia menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut jika penyelidikan meningkat ke tahap berikutnya atau jika dakwaan resmi diajukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







