Fujiyoshida Jepang Batalkan Festival Bunga Sakura karena Lonjakan dan Ulah Wisatawan

AKURAT.CO Pemerintah Kota Fujiyoshida di Jepang membatalkan Festival Bunga Sakura Arakurayama Sengen Park yang dijadwalkan berlangsung April mendatang. Keputusan diambil karena lonjakan jumlah wisatawan dan meningkatnya pelanggaran perilaku pengunjung.
Wali Kota Fujiyoshida Shigeru Horiuchi mengumumkan pada Selasa bahwa festival yang telah digelar selama 10 tahun itu tidak akan diselenggarakan tahun ini.
Pejabat kota menyebut jumlah pengunjung saat musim festival sebelumnya bisa mencapai 10.000 orang per hari. Lonjakan dipicu nilai tukar yang menguntungkan bagi turis asing serta viralnya lokasi tersebut di media sosial. Fujiyoshida berjarak sekitar 100 kilometer di barat Tokyo dan berada dekat Gunung Fuji.
Pemerintah kota melaporkan berbagai pelanggaran oleh wisatawan, mulai dari kemacetan jalan dan trotoar hingga masuk ke rumah warga tanpa izin untuk menggunakan toilet. Selain itu, ditemukan kasus pelanggaran area pribadi, pembuangan puntung rokok sembarangan, buang air di halaman rumah warga, serta keributan saat ditegur pemilik rumah.
Meski festival dibatalkan, Fujiyoshida tetap memperkirakan kedatangan wisatawan dalam jumlah besar selama musim sakura. Otoritas setempat akan menambah petugas keamanan, menyiapkan kantong parkir sementara, serta memasang toilet portabel pada 1–17 April.
Pembatasan lalu lintas di sejumlah area juga akan diberlakukan hingga 19 April untuk mengendalikan arus pengunjung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





