Wapres JD Vance ke Yerevan, AS–Armenia Teken Kerja Sama Nuklir dan Kesepakatan Drone

AKURAT.CO Amerika Serikat dan Armenia resmi menandatangani pernyataan bersama tentang kerja sama nuklir AS–Armenia untuk tujuan damai, bertepatan dengan kunjungan bersejarah Wakil Presiden AS JD Vance ke Yerevan. Dalam kunjungan tersebut, Armenia juga mengumumkan pembelian drone pengintai buatan AS senilai 11 juta dolar AS, menandai penguatan hubungan strategis kedua negara.
Langkah ini dipandang sebagai tonggak penting dalam peningkatan hubungan bilateral, khususnya di sektor energi dan pertahanan, seiring upaya Armenia memperluas sumber energi dan modernisasi kemampuan keamanannya.
Kerja Sama Nuklir AS–Armenia Dibuka Lewat Kesepakatan Baru
Kunjungan JD Vance menjadi yang pertama dilakukan oleh wakil presiden AS yang masih menjabat ke Armenia. Agenda utama lawatan tersebut ditutup dengan penandatanganan dokumen bertajuk pernyataan bersama penyelesaian negosiasi perjanjian kerja sama nuklir AS–Armenia untuk pemanfaatan damai.
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menyebut kesepakatan ini sebagai awal babak baru kemitraan energi kedua negara. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan AS dalam bidang keamanan nuklir. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk membantu Armenia mendiversifikasi bauran energi nasionalnya.
Armenia Beli Drone Pengintai AS Senilai US$11 Juta
Selain kesepakatan di bidang energi, Armenia juga merampungkan pembelian drone pengintai tipe V-BAT melalui program Foreign Military Sales (FMS) Amerika Serikat. Nilai transaksi disebut mencapai 11 juta dolar AS.
JD Vance mengatakan sistem drone tersebut akan membantu Armenia memperkuat keamanan wilayahnya sekaligus mendukung stabilitas. Ia juga menekankan bahwa kerja sama pertahanan ini turut memberi dampak ekonomi di dalam negeri AS, khususnya bagi sektor teknologi pertahanan.
Kesepakatan ini dinilai mencerminkan arah baru kebijakan pengadaan alat pertahanan Armenia yang semakin terbuka terhadap mitra Barat.
Dampak Strategis di Kawasan Kaukasus Selatan
Peningkatan kerja sama nuklir AS–Armenia dan kontrak pertahanan terjadi di tengah dinamika geopolitik kawasan Kaukasus Selatan, wilayah yang selama ini dikenal berada dalam pengaruh kuat Rusia.
Melalui perjanjian di sektor strategis seperti energi nuklir damai dan teknologi pertahanan, Yerevan menunjukkan upaya memperluas jaringan kemitraan internasionalnya. Kunjungan JD Vance dan hasil kesepakatan yang dicapai dipandang sebagai hasil nyata dari pendekatan diplomatik Armenia ke negara-negara Barat dalam beberapa waktu terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








