Menlu Spanyol Serukan Deeskalasi di Timur Tengah, Tekankan Pentingnya Diplomasi

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menyerukan deeskalasi konflik di Timur Tengah. Ia memperingatkan bahwa keamanan tidak dapat dicapai melalui kekuatan militer dan mendesak agar upaya diplomasi kembali diutamakan.
“Pada titik ini di abad ke-21, kita tahu bahwa mencari keamanan dan menentukan batas wilayah dengan kekuatan hanya akan berujung pada kekacauan. Demokrasi dan stabilitas tidak dibangun dengan bom,” ujar Albares melalui platform media sosial X, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan bahwa “kerja sama selalu lebih kuat daripada konfrontasi”.
Albares juga memperingatkan bahwa kedaulatan Lebanon berada dalam ancaman. Menurutnya, integritas wilayah negara tersebut dilanggar dan penduduknya mengalami pengungsian akibat konflik.
Ia menyerukan kepada Hizbullah dan Israel untuk menghentikan serangan, mematuhi Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, serta menghormati mandat Pasukan Sementara PBB di Lebanon.
Terkait ketegangan yang lebih luas di kawasan, Albares menilai Iran “menyerang negara-negara tetangganya tanpa alasan yang jelas” dan menuduh Teheran memicu ketidakstabilan.
Baca Juga: Setelah Trump, Menlu AS Marco Rubio Nyatakan Perang Iran akan Berakhir
Ia juga menegaskan bahwa isu Palestina harus tetap menjadi perhatian utama dan “tidak boleh dilupakan”.
Menegaskan kembali dukungan terhadap solusi dua negara, Albares menyatakan bahwa “perdamaian kawasan hanya dapat tercapai melalui saling pengakuan” antara Israel dan Palestina.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Spanyol memprioritaskan deeskalasi dan diplomasi. Menurutnya, negosiasi tetap menjadi satu-satunya jalan yang memungkinkan untuk menyelesaikan konflik di kawasan, termasuk terkait program nuklir Iran.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








