Presiden Korea Selatan Bagikan Video Dugaan Tentara Israel Aniaya Anak Palestina

AKURAT.CO Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung membagikan sebuah video di media sosial pada Jumat yang berisi dugaan aksi kekerasan tentara Israel terhadap seorang anak Palestina. Ia meminta keaslian video tersebut diverifikasi serta adanya pertanggungjawaban jika terbukti benar.
Dalam unggahannya di platform X, Lee menekankan pentingnya memastikan autentisitas rekaman tersebut dan menilai langkah yang telah diambil terkait insiden yang dituduhkan.
Baca Juga: Meski Gencatan Senjata, Israel Lancarkan Serangan Terbesar ke Lebanon yang Tewaskan 250 Orang
Ia juga menyoroti seriusnya tuduhan tersebut dengan membandingkannya dengan kejahatan perang di masa lalu, seperti praktik perbudakan seksual terhadap perempuan penghibur serta pembantaian terhadap orang Yahudi.
Video tersebut sebelumnya diunggah oleh akun bernama Jvnior dengan keterangan bahwa tentara Israel menyiksa seorang anak Palestina sebelum melemparkannya dari atap bangunan.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







