Jepang Ikut Campur: Akan Ikut Kurangi Ketegangan di Selat Hormuz!

AKURAT.CO Pemerintah Jepang menyatakan kesiapannya untuk membantu meredakan ketegangan di Selat Hormuz menyusul meningkatnya eskalasi keamanan akibat konflik antara Iran dan blok AS-Israel.
Dalam percakapan telepon pada Rabu, (15/4/2026) seperti dilansir Tasnim, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengenai dampak keamanan dan ekonomi dari aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Salah satu isu utama yang dibahas adalah terganggunya pelayaran di jalur strategis tersebut.
Araqchi menegaskan bahwa ketidakamanan di Selat Hormuz merupakan konsekuensi langsung dari perang yang dipaksakan terhadap Iran. Ia menekankan pentingnya sikap bertanggung jawab dari seluruh pemerintah dunia agar situasi tidak semakin memburuk.
Secara tidak langsung, ia mengisyaratkan bahwa stabilitas kawasan hanya dapat dipulihkan jika tekanan militer dihentikan dan pendekatan diplomatik dikedepankan.
Baca Juga: Imbas Perang dengan Iran, Suara Trump Merosot Tajam di Kalangan Pemilihnya
Menurut Araqchi, kondisi yang berkembang saat ini tidak hanya berdampak pada Iran, tetapi juga mengancam stabilitas energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dunia.
Di sisi lain, Motegi menyampaikan keprihatinan serius pemerintah Jepang atas situasi yang berkembang. Ia menyatakan bahwa Jepang siap berperan dalam membantu mengurangi ketegangan dan mendorong stabilitas kawasan.
Pernyataan tersebut menandakan adanya upaya diplomatik Tokyo untuk memastikan jalur perdagangan internasional tetap aman, mengingat Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk.
Keterlibatan Jepang dinilai sebagai langkah signifikan, mengingat posisinya sebagai salah satu mitra ekonomi utama di Asia yang memiliki kepentingan langsung terhadap keamanan jalur pelayaran global.
Baca Juga: Nambah Panas! Iran Ancam Tenggelamkan Kapal AS jika Coba Blokade Selat Hormuz!
Para pengamat menilai, jika diplomasi Jepang berjalan efektif, hal itu dapat membuka ruang dialog lebih luas guna meredakan ketegangan di Selat Hormuz dan mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









