Presiden Iran: Pembunuhan Ali Khamenei Adalah Deklarasi Perang Terbuka Melawan Umat Muslim Dunia

AKURAT.CO Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ali Khamenei, sebagai deklarasi perang terbuka terhadap umat Muslim, khususnya komunitas Syiah di seluruh dunia.
Dalam pesan resminya pada Minggu (1/3/2026), Pezeshkian menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Khamenei yang disebutnya gugur di tangan para penindas yang paling jahat. Ia menilai peristiwa tersebut sebagai momen krusial bagi dunia Islam.
“Peristiwa ini adalah ujian terbesar bagi dunia Muslim saat ini,” kata Pezeshkian, dilansir Press TV, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: China Kutuk Keras Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut Pelanggaran Berat Hukum Internasional
Ia menegaskan bahwa pembunuhan pemimpin tertinggi Iran oleh apa yang disebutnya sebagai poros Amerika dan Zionis merupakan bentuk agresi langsung terhadap umat Islam.
“Pembunuhan tokoh politik tertinggi Republik Islam Iran dan otoritas keagamaan terkemuka di dunia Syiah oleh poros Amerika-Zionis yang kejam dianggap sebagai deklarasi perang terbuka terhadap umat Muslim, khususnya Syiah, di seluruh dunia,” ujarnya.
Presiden juga menekankan bahwa Iran akan tetap berada di jalur yang digariskan pendiri Republik Islam, Ruhollah Khomeini. Menurutnya, selama 37 tahun kepemimpinan Khamenei, Iran menjadi pusat perlawanan terhadap dominasi asing dan simbol perjuangan kemerdekaan.
Pezeshkian menyebut Khamenei sebagai pemimpin yang memberikan kehormatan dan integritas bagi bangsa Iran. Ia menegaskan bahwa pembalasan terhadap pihak yang bertanggung jawab merupakan hak sah negaranya.
Baca Juga: Geopolitik Timur Tengah Memanas, Pertamina Perkuat Mitigasi Risiko
“Republik Islam Iran menganggap upaya pembalasan dan pembalasan terhadap para pelaku dan penghasut kejahatan bersejarah ini sebagai kewajiban dan haknya yang sah, dan akan menggunakan kekuatan maksimalnya untuk memenuhi tanggung jawab besar ini,” tegasnya.
Pemerintah Iran telah menetapkan 40 hari masa berkabung nasional serta tujuh hari libur resmi menyusul kematian Khamenei. Pezeshkian juga menyerukan persatuan nasional untuk melanjutkan cita-cita Revolusi Islam dan memperkuat solidaritas di tengah situasi yang memanas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








