Akurat Logo

Menteri Pertahanan Israel Nyatakan Ancaman Keras: Siap Kembali Perang dengan Iran, Tunggu Lampu Hijau AS

Fitra Iskandar | 24 April 2026, 08:03 WIB
Menteri Pertahanan Israel Nyatakan Ancaman Keras: Siap Kembali Perang dengan Iran, Tunggu Lampu Hijau AS
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Foto: Manassanews

AKURAT.CO Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melontarkan ancaman paling keras sejauh ini dengan menyatakan bahwa Tel Aviv telah mencapai kesiapan puncak untuk kembali terlibat dalam konfrontasi militer langsung dengan Iran.

Dalam sebuah penilaian keamanan, ia mengatakan bahwa militer Israel telah merampungkan seluruh persiapan untuk operasi defensif dan ofensif, seraya menegaskan bahwa “target telah diidentifikasi secara presisi.”

Situasi ini menempatkan konflik Israel-Iran pada 2026 di titik kritis, dengan Israel disebut menunggu “lampu hijau” dari Amerika Serikat untuk melancarkan operasi bernilai tinggi yang menyasar kepemimpinan baru Iran serta sumber ekonomi utama negara tersebut.

Katz juga secara terbuka mengungkapkan niat Israel untuk menargetkan fasilitas energi vital dan pemimpin baru Iran sebagai bagian dari strategi pencegahan. Pernyataan ini mencerminkan pergeseran signifikan dari pendekatan “perang bayangan” menuju potensi konfrontasi terbuka.

Baca Juga: Delapan Negara Muslim Kecam Pelanggaran Israel atas Status Quo Situs Suci Yerusalem

Kalangan pengamat menilai, langkah tersebut menempatkan pemerintahan AS pada posisi krusial, yakni memilih antara memberikan dukungan politik dan militer atau menahan eskalasi demi mencegah konflik meluas di kawasan.

Pernyataan itu muncul di tengah kebuntuan diplomatik yang semakin dalam, sehingga opsi militer dinilai kian mengemuka. Fokus pada serangan terhadap kepemimpinan dinilai bertujuan mengguncang stabilitas pemerintahan Iran sekaligus melumpuhkan kemampuan finansialnya dalam satu langkah.

Ke depan, arah konflik Israel-Iran pada 2026 diperkirakan sangat bergantung pada hasil konsultasi intensif antara Tel Aviv dan Washington dalam beberapa waktu ke depan, di tengah kekhawatiran global akan potensi konfrontasi besar di laut dan udara.

Sumber: Voiceofemirates

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.