Bentrokan Etnis di Chad Tewaskan 42 Orang, Berawal dari Perselisihan terkait Sumur Air

AKURAT.CO Sedikitnya 42 orang tewas dalam konflik antar kelompok etnis di timur Chad pada Sabtu (25/4/2026). Seorang delegasi pemerintah mengatakan bentrokan berawal dari perselisihan mengenai sumur air.
Peristiwa kekerasan itu terjadi di sub-prefektur Guereda di provinsi Wadi Fira. Beberapa menteri, pejabat senior setempat, dan kepala staf militer dikirim ke lokasi kejadian pada hari Minggu (26/4/2026).
“Situasi terkendali dan tetap demikian,” kata Limane Mahamat, Wakil Perdana Menteri yang bertanggung jawab atas Administrasi Teritorial dan Desentralisasi, di stasiun televisi pemerintah.
Selama beberapa tahun, Chad timur telah dilanda konflik antara petani dan penggembala Arab nomaden. Ketegangan telah diperburuk oleh pengungsi yang melarikan diri dari pertempuran di Sudan yang bertetangga.
Menurut perkiraan LSM International Crisis Group, konflik atas lahan pertanian dan penggembalaan telah menyebabkan lebih dari seribu kematian dan 2.000 luka-luka antara tahun 2021 dan 2024.
Sumber: Punchng
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








