Akurat Logo

Candaan Jubir Gedung Putih Soal Tembakan Jadi Sorotan Usai Insiden Penembakan di Acara Trump

Fitra Iskandar | 27 April 2026, 09:42 WIB
Candaan Jubir Gedung Putih Soal Tembakan Jadi Sorotan Usai Insiden Penembakan di Acara Trump
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. Foto: SC News 18

AKURAT.CO Pernyataan juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menjadi viral di media sosial setelah insiden penembakan mengguncang acara White House Correspondents’ Dinner di Washington Hilton, Sabtu malam (25/4/2026).

Sebelum acara dimulai, Leavitt sempat melontarkan pernyataan yang kini menuai perhatian luas. Ia menyebut malam tersebut akan menjadi momen “klasik” bagi Presiden AS Donald Trump, lengkap dengan hiburan dan candaan.

“Pidato malam ini akan khas Donald J. Trump. Akan lucu, menghibur. Akan ada ‘tembakan’ di ruangan malam ini,” ujar Leavitt, merujuk pada gaya retorika politik Trump.

Namun, pernyataan tersebut menjadi sorotan setelah benar-benar terjadi insiden penembakan yang memicu kepanikan di lokasi acara.

Agen United States Secret Service langsung mengevakuasi Trump dari panggung setelah suara tembakan terdengar di area luar ballroom. Presiden kemudian menyebut insiden itu sebagai upaya percobaan pembunuhan.

Baca Juga: Viral, Pria Santai Makan Salad Saat Penembakan di Acara Makan Malam Trump

Menurut pejabat, pelaku bersenjata berhasil menerobos pos pemeriksaan keamanan sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh aparat yang melepaskan tembakan.

Kepanikan pun terjadi di dalam ruangan. Ratusan tamu, termasuk pejabat tinggi dan jurnalis, berlindung di bawah meja saat agen keamanan bergegas masuk mengamankan situasi.

Dalam konferensi pers usai kejadian, Trump menyatakan pelaku membawa beberapa jenis senjata.

“Seorang pria menerobos pos keamanan dengan berbagai senjata, dan berhasil dilumpuhkan oleh anggota Secret Service yang sangat berani,” kata Trump.

Ia juga mengungkapkan satu petugas sempat tertembak dari jarak dekat, namun tidak mengalami luka serius.

Trump sempat mengira suara tersebut berasal dari benda jatuh sebelum menyadari bahwa itu adalah tembakan. Ia juga menyoroti aspek keamanan lokasi acara yang dinilainya kurang memadai.

Meski insiden terjadi, Trump menyatakan berencana menjadwalkan ulang acara tersebut dalam waktu satu bulan ke depan.

Sementara itu, aparat mengidentifikasi pelaku sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California. Ia dijadwalkan menjalani proses hukum atas sejumlah dakwaan, termasuk kepemilikan senjata api ilegal dan penyerangan.

Otoritas menyebut pelaku membawa senapan, pistol, serta sejumlah pisau saat memasuki area hotel. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap motif aksi tersebut.

Sumber: Timesofindia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.