Akurat Logo

Uni Eropa Siapkan Program Perlindungan Korban Serangan Israel di Tepi Barat, Fokus Lindungi Warga Palestina

Fitra Iskandar | 1 Mei 2026, 07:21 WIB
Uni Eropa Siapkan Program Perlindungan Korban Serangan Israel di Tepi Barat, Fokus Lindungi Warga Palestina
Bendera Uni Eropa. Foto: Unsplash/Markus Spiske

AKURAT.CO Uni Eropa resmi meluncurkan inisiatif baru untuk melindungi warga Palestina dari meningkatnya kekerasan di wilayah Tepi Barat. Program ini difokuskan pada dukungan bagi korban serangan serta upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.

Diumumkan Saat Kunjungan Diplomatik

Menurut laporan WAFA, pengumuman disampaikan oleh Perwakilan Uni Eropa untuk Palestina Alexandre Stutzmann saat kunjungan delegasi diplomatik ke desa al-Mughayyir, timur Ramallah, Rabu 29/4/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Utusan Khusus Uni Eropa untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Christophe Bigot serta sejumlah duta besar asing.

Serangan Disebut “Alarm Keras”

Stutzmann menilai meningkatnya serangan terhadap warga Palestina sebagai “peringatan keras” bagi komunitas internasional.

“Kami memang belum mampu mencegah insiden ini, tetapi kami harus memastikan hal serupa tidak terulang,” ujarnya.

Siapkan Langkah Politik hingga Sistem Perlindungan

Uni Eropa kini tengah mempertimbangkan sejumlah langkah tegas, termasuk kebijakan politik dan peluncuran program dukungan korban. Program ini akan melibatkan relawan lapangan untuk membantu perlindungan warga sipil, meski mekanisme teknisnya masih dalam tahap perumusan.

Selain itu, akan dikembangkan sistem terpadu guna meningkatkan keamanan masyarakat sipil di wilayah konflik.

Kekerasan Meningkat Sejak 2023

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan internasional agar perlindungan terhadap warga Palestina segera diperkuat. Data resmi Palestina mencatat, sejak Oktober 2023, kekerasan di Tepi Barat telah menewaskan sedikitnya 1.154 warga Palestina, melukai ribuan lainnya, serta memicu hampir 22.000 penangkapan.

Sebelumnya, pada 21 April, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan dua warga, termasuk seorang anak, tewas akibat tembakan di desa al-Mughayyir.

Program Uni Eropa ini menjadi bagian dari upaya internasional untuk meredam eskalasi konflik dan memastikan perlindungan bagi warga sipil di wilayah Palestina yang diduduki.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.