Akurat Logo

Siaga Perang dengan Iran, Israel Buka Kembali Bunker di Ashdod

Fitra Iskandar | 6 Mei 2026, 14:09 WIB
Siaga Perang dengan Iran, Israel Buka Kembali Bunker di Ashdod
Peta Kota Ashdod. Foto: Google Map

AKURAT.CO Otoritas kota Ashdod, selatan Israel, mengumumkan pembukaan kembali tempat perlindungan publik (bunker) pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran meningkatnya kembali konflik dengan Iran.

Harian Yedioth Ahronoth melaporkan, keputusan tersebut diambil menyusul “eskalasi ketegangan keamanan” di kawasan. Pemerintah kota menegaskan pembukaan bunker merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan internal, tanpa perubahan instruksi resmi dari militer Israel.

“Kami tidak panik, tetapi berada dalam kondisi siaga penuh,” ujar Wali Kota Rishon LeZion, Raz Kinstlich. Ia menambahkan sekitar 50.000 warga Israel di wilayah tersebut masih belum memiliki akses ke ruang perlindungan yang memadai.

Ketegangan regional kembali meningkat sejak awal pekan ini. Uni Emirat Arab melaporkan serangkaian serangan drone dan rudal yang diduga dilancarkan Iran, mengakibatkan sedikitnya tiga orang terluka.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan bahwa kapal yang melanggar aturan transit yang ditetapkan Teheran di Selat Hormuz akan “dihentikan secara paksa”.

Konflik di kawasan memanas sejak serangan militer gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk, sekaligus berdampak pada penutupan Selat Hormuz.

Upaya meredakan konflik sempat menghasilkan gencatan senjata pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan permanen. Gencatan senjata kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang jelas.

Langkah pembukaan bunker ini mempertegas kekhawatiran bahwa konflik berskala lebih luas di Timur Tengah masih berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

 Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.