AS Serang Iran, Trump akan Sampaikan Komentar di Gedung Putih

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pernyataan resmi di Rose Garden, Gedung Putih, Jumat siang waktu Washington. Menurut laporan Reuters, jadwal resmi yang dirilis Gedung Putih menyebut Trump akan berbicara sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Namun, pihak Gedung Putih belum menjelaskan topik utama yang akan disampaikan presiden.
Pengumuman itu muncul setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan semalam, sementara Uni Emirat Arab (UEA) mengaku menjadi target serangan rudal dan drone Iran.
UEA Aktifkan Pertahanan Udara
Pemerintah Uni Emirat Arab menyatakan sistem pertahanan udaranya diaktifkan pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat untuk menghadapi serangan rudal dan drone Iran.
Hingga kini belum ada rincian resmi mengenai sasaran serangan maupun dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Meski situasi keamanan memanas, data pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan aktivitas bandara di Dubai masih berjalan normal dengan pesawat tetap mendarat dan lepas landas pada pagi hari.
AS dan Iran Saling Klaim Menang
Serangan terhadap UEA terjadi setelah bentrokan antara militer AS dan Iran di sekitar Selat Hormuz pada Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Iran menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata lebih dahulu, lalu mengklaim telah melakukan serangan balasan sebelum situasi kembali terkendali.
Di sisi lain, militer AS menyebut tiga kapal destroyer Amerika sempat diserang, namun tidak mengalami kerusakan.
Iran justru mengklaim serangan mereka menyebabkan “kerusakan signifikan” terhadap target militer AS.
Titik Api Terdeteksi di Selat Hormuz
Akun pemantau intelijen terbuka atau OSINT di platform X melaporkan satelit NASA mendeteksi beberapa titik api di wilayah Selat Hormuz setelah bentrokan terjadi.
Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai sumber maupun objek yang terbakar di kawasan strategis tersebut.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur utama distribusi minyak dunia dan menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik geopolitik Timur Tengah.
Pidato Trump di Gedung Putih kini dinantikan publik internasional karena berpotensi menentukan arah kebijakan Washington terhadap Iran di tengah ancaman konflik yang terus membesar.
Sumber: Timeskuwait
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







