Trump Pulang Tanpa Terobosan dari Pertemuan dengan Xi Jinping, China Menguasai Permainan

AKURAT.CO Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China pada pekan ini berakhir tanpa kesepakatan besar yang diharapkan pasar global. Dalam pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, isu perdagangan hingga pasokan mineral langka menjadi sorotan utama, namun banyak persoalan strategis masih menggantung.
Situasi ini memunculkan kesan bahwa China kini berada pada posisi lebih kuat dalam hubungan bilateral dengan Amerika Serikat, terutama di tengah meningkatnya pengaruh ekonomi dan teknologi Beijing di panggung dunia.
China Tampil Percaya Diri di Tengah Tekanan AS
Dalam beberapa tahun terakhir, China mengalami transformasi besar. Kota Chongqing yang dahulu dikenal sebagai kota industri biasa di China barat kini berubah menjadi megapolitan modern dengan arsitektur futuristik dan proyek infrastruktur raksasa yang menarik perhatian wisatawan dunia.
Perubahan tersebut menjadi simbol kebangkitan China sebagai kekuatan global baru. Saat Amerika Serikat menghadapi tantangan deindustrialisasi dan tekanan ekonomi domestik, Beijing justru terus memperluas pengaruh melalui proyek-proyek besar dan kemitraan ekonomi internasional.
Trump datang ke Beijing dengan fokus utama memperkuat hubungan dagang sekaligus mencari kemenangan politik menjelang pemilu paruh waktu November mendatang. Namun hasil pertemuan dinilai jauh dari ekspektasi.
Tidak Ada Pembahasan Tarif Dagang
Salah satu isu terbesar yang gagal mendapatkan kepastian adalah tarif impor antara kedua negara.
Pada 2016, tarif rata-rata Amerika Serikat terhadap barang China hanya sekitar 3 persen. Namun sejak masa jabatan pertama Trump, Washington mulai memberlakukan tarif tinggi terhadap produk China dan mendorong perusahaan AS memindahkan rantai produksi keluar dari negeri Tirai Bambu.
Kini tarif terhadap barang China masih berada di kisaran 48 persen meski sempat turun dari level tertinggi tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








