Akurat Logo

Di Tengah Gencatan Senjata, Israel Gempur Lebanon Selatan Tewaskan 17 Orang

Fitra Iskandar | 26 Mei 2026, 08:59 WIB
Di Tengah Gencatan Senjata, Israel Gempur Lebanon Selatan Tewaskan 17 Orang
Di Tengah Gencatan Senjata, Israel Gempur Lebanon Selatan Tewaskan 17 Orang. Foto: TRT/ Reuters

AKURAT.CO Sedikitnya 17 orang dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah militer Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah selatan Lebanon pada Selasa. Serangan terbaru ini kembali memicu kekhawatiran runtuhnya gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Kantor berita nasional Lebanon, National News Agency, melaporkan empat orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan yang menghantam area pemakaman di Kota Kafr Roummane di wilayah Nabatieh.

Tiga korban lainnya tewas dalam serangan drone terpisah yang menyasar jalan penghubung antara Provinsi Nabatieh dan Lebanon Selatan.

Di wilayah lain, serangan udara terhadap sebuah rumah di Kota Arabsalim menewaskan seorang pria dan istrinya. Sementara seorang pemuda lainnya meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan sebelumnya di kota yang sama.

Serangan juga mengguncang Distrik Bekaa Barat. Lima orang dilaporkan tewas dan sejumlah warga mengalami luka-luka setelah serangan udara menghantam Kota Mashghara.

Dua korban lainnya meninggal dunia akibat serangan di wilayah Kawthariyet El-Siyad.

Sebelum gelombang serangan udara itu terjadi, pesawat Israel dilaporkan menjatuhkan amunisi fosfor putih di kawasan hutan Qalila yang memicu kebakaran di area perkebunan jeruk dan lahan pertanian.

Menurut pejabat Lebanon, sejak 2 Maret lalu Israel telah memperluas operasi militernya di Lebanon selatan yang menyebabkan hampir 3.200 orang tewas dan lebih dari 9.600 lainnya terluka.

Padahal, gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku sejak 17 April. Namun militer Israel disebut masih terus melakukan serangan harian dan penghancuran rumah-rumah warga di wilayah Lebanon selatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin juga mengumumkan telah memerintahkan militer memperluas operasi serangan di Lebanon.

Sumber: TRTWorld

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.