Menlu Antonio Tajani Kecam Menteri Israel Itamar Ben-Gvir yang Sebut Italia "Negara Sandal Jepit"

AKURAT.CO Hubungan diplomatik Italia dan Israel memanas setelah otoritas hukum Italia membuka penyelidikan terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Politikus sayap kanan tersebut diduga terlibat dalam kasus penyiksaan dan penculikan terhadap sejumlah aktivis, termasuk warga negara Italia, yang ditahan saat kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat bulan lalu.
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani pada Selasa mengecam keras pernyataan Ben-Gvir yang menyerang Italia melalui media sosial menyusul dibukanya penyelidikan tersebut.
"Itu adalah kata-kata yang tidak dapat diterima dan tidak pantas diucapkan oleh seorang menteri," tegas Tajani.
Ia menambahkan bahwa Italia selama ini dikenal sebagai sahabat Israel yang konsisten mendukung nilai-nilai demokrasi dan kebebasan.
Berawal dari Pencegatan Kapal Bantuan Gaza
Penyelidikan yang dilakukan jaksa di Roma berfokus pada perlakuan terhadap aktivis internasional yang ditahan setelah pasukan Israel mencegat kapal bantuan kemanusiaan yang berlayar menuju Jalur Gaza.
Otoritas Italia tengah menelaah sejumlah dugaan pelanggaran serius, termasuk penyiksaan dan penculikan terhadap warga Italia yang berada di atas kapal tersebut.
Menurut laporan media Italia, penyelidikan dipicu oleh sebuah video yang diunggah Ben-Gvir setelah para aktivis ditahan. Video tersebut kini menjadi salah satu bahan yang sedang diperiksa oleh penyidik.
Sementara itu, Dinas Penjara Israel membantah tuduhan bahwa para aktivis mengalami penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi selama masa penahanan.
Ben-Gvir Balas Serang Italia
Menanggapi penyelidikan yang menjerat dirinya, Ben-Gvir melontarkan kritik tajam kepada Italia melalui media sosial.
Ia menyebut Italia yang selama ini dijuluki "Negeri Berbentuk Sepatu Bot" telah berubah menjadi "Negeri Sandal Jepit", sebuah komentar yang memicu kontroversi dan kecaman dari berbagai pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








