Akurat Logo

Heboh Tulisan Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington, Pemerintah AS Langsung Selidiki

Fitra Iskandar | 12 Juni 2026, 09:14 WIB
Heboh Tulisan Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington, Pemerintah AS Langsung Selidiki
Otoritas Amerika Serikat tengah menyelidiki kemunculan tulisan misterius bertuliskan "8647". Foto: Guardian

AKURAT.CO Otoritas Amerika Serikat tengah menyelidiki kemunculan tulisan misterius bertuliskan "8647" yang terlihat membentang di hamparan rumput kawasan National Mall, Washington DC. Insiden tersebut memicu perhatian publik karena angka itu selama ini dikaitkan dengan gerakan oposisi terhadap Presiden Donald Trump.

Departemen Dalam Negeri AS pada Kamis (11/6/2026) mengonfirmasi bahwa investigasi telah dibuka setelah pola menyerupai angka "8647" ditemukan di dekat Memorial Perang Dunia II (World War II Memorial), salah satu lokasi ikonik di ibu kota Amerika Serikat.

Keberadaan tulisan tersebut pertama kali terlihat oleh fotografer Reuters yang berada di atas Monumen Washington. Tak lama setelah temuan itu diketahui, petugas Kepolisian Taman Nasional AS (US Park Police) bersama personel Garda Nasional langsung mendatangi lokasi.

Berdasarkan pengamatan awal, angka delapan, enam, dan tujuh terlihat cukup jelas pada area rumput yang berubah warna menjadi kecokelatan. Namun bentuk angka empat tidak tampak sepenuhnya utuh sehingga masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Apa Arti "8647" yang Menghebohkan Washington?

Kode "8647" belakangan menjadi simbol yang kerap digunakan oleh kelompok penentang Donald Trump.

Angka tersebut berasal dari istilah slang Amerika "86" yang berarti menyingkirkan, mengeluarkan, atau menolak sesuatu. Sementara angka "47" merujuk pada Trump sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat.

Karena interpretasi tersebut, sejumlah sekutu politik Trump dan pejabat Departemen Kehakiman AS menilai penggunaan kode "8647" dapat dianggap sebagai ancaman atau ajakan untuk melakukan tindakan terhadap presiden.

Juru bicara Departemen Dalam Negeri menyebut aksi tersebut sebagai bentuk vandalisme yang tidak dapat diterima.

"Setiap ancaman terhadap presiden akan ditanggapi dengan sangat serius. Kepolisian Taman Nasional akan menyelidiki insiden ini dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat," kata juru bicara tersebut dalam pernyataan resmi.

Rumput Berubah Warna, Penyebab Masih Misterius

Hingga kini, penyelidik belum mengetahui bagaimana tulisan tersebut dibuat.

Beberapa bagian rumput terlihat berubah warna menjadi cokelat sehingga membentuk pola angka yang kontras dengan area hijau di sekitarnya. Otoritas belum dapat memastikan apakah perubahan warna tersebut disebabkan oleh bahan kimia, kerusakan lingkungan, atau metode lainnya.

US Park Police mengungkapkan sampel rumput telah diambil untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti perubahan warna tersebut.

"Investigasi masih berlangsung dan penyebab perubahan warna belum dapat dipastikan," ujar juru bicara kepolisian.

Muncul Jelang Perayaan Besar Kemerdekaan AS

Insiden ini terjadi pada saat National Mall sedang dipersiapkan untuk menjadi pusat berbagai acara peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

Presiden Trump diketahui memberikan perhatian khusus terhadap revitalisasi kawasan tersebut, termasuk proyek pengecatan ulang Reflecting Pool yang berada di dekat Memorial Lincoln.

Selain itu, acara besar bertajuk Great American State Fair dijadwalkan berlangsung selama 16 hari mulai 25 Juni di kawasan National Mall.

Kemunculan tulisan "8647" di lokasi yang akan menjadi pusat perayaan nasional itu pun menambah sensitivitas politik di tengah meningkatnya polarisasi menjelang agenda-agenda besar pemerintahan Trump.

Kode "8647" Pernah Seret Mantan Direktur FBI ke Pengadilan

Kontroversi mengenai kode "8647" bukan kali ini saja terjadi.

Mantan Direktur FBI James Comey sebelumnya menghadapi dakwaan federal setelah mengunggah foto susunan kerang di pantai yang membentuk angka "8647" pada tahun 2025.

Jaksa federal menilai unggahan tersebut dapat ditafsirkan sebagai ancaman terhadap Trump. Namun Comey membantah tuduhan itu dan menyatakan dirinya tidak mengetahui bahwa kode tersebut dianggap sebagai seruan kekerasan.

Kasus tersebut masih menjadi salah satu perkara politik paling menyita perhatian di Amerika Serikat.

Sementara itu, awal bulan ini seorang hakim federal memutuskan bahwa Dinas Taman Nasional tidak dapat melarang kelompok demonstran anti-Trump mengibarkan bendera bertuliskan "8647" di sekitar National Mall, dengan alasan perlindungan kebebasan berekspresi yang dijamin Konstitusi AS.

Sumber: Reuters

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.