Akurat Logo

AS Longgarkan Sanksi, Iran Diizinkan Jual Minyak Lagi Usai Kesepakatan Damai dengan Trump

Fitra Iskandar | 17 Juni 2026, 14:05 WIB
AS Longgarkan Sanksi, Iran Diizinkan Jual Minyak Lagi Usai Kesepakatan Damai dengan Trump
Iran boleh jual minyak lagi?. Foto: Reuters/Yonhap

AKURAT.CO Amerika Serikat akan mengizinkan Iran kembali menjual minyak dan bahan bakar ke pasar internasional segera setelah nota kesepahaman (MoU) antara Washington dan Teheran resmi ditandatangani pekan ini. Kebijakan tersebut menjadi salah satu poin terpenting dalam kesepakatan yang diklaim mengakhiri konflik antara kedua negara.

Seorang pejabat senior AS mengungkapkan bahwa pelonggaran sanksi terhadap sektor energi Iran akan berlaku segera setelah perjanjian mulai dijalankan.

Langkah ini berpotensi mengembalikan jutaan barel minyak Iran ke pasar global dan memberikan suntikan pendapatan besar bagi ekonomi Teheran yang selama bertahun-tahun tertekan oleh sanksi internasional.

Iran Boleh Jual Minyak, Tapi Ada Syarat Ketat

Menurut pejabat AS tersebut, pencabutan sebagian sanksi tidak hanya mencakup penjualan minyak mentah, tetapi juga layanan pendukung seperti perbankan, transportasi, dan asuransi yang diperlukan untuk memfasilitasi ekspor energi Iran.

Namun Washington menegaskan bahwa manfaat ekonomi tersebut hanya akan diberikan jika Iran mematuhi seluruh isi kesepakatan.

"Ini adalah perjanjian berbasis kinerja. Iran hanya dapat menikmati manfaat dari kesepakatan jika mematuhi semua poin yang telah disepakati," kata pejabat tersebut.

Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi Iran antara lain tidak mengembangkan senjata nuklir, menetralkan material uranium yang telah diperkaya, serta tidak mengganggu kebebasan pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Perubahan Besar Setelah Bertahun-Tahun Sanksi

Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya kembali memberlakukan sanksi keras terhadap Iran pada 2018 terkait program nuklir Teheran dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Timur Tengah.

Sejak saat itu, ekspor minyak Iran mengalami tekanan besar dan menjadi salah satu sumber utama ketegangan antara kedua negara.

Iran sendiri berulang kali membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa program nuklirnya hanya ditujukan untuk kepentingan sipil dan energi.

Pakar Sebut Iran Dapat Keuntungan Miliaran Dolar

Kesepakatan terbaru ini memicu beragam reaksi di kalangan pengamat.

Pakar sanksi internasional dari Obsidian Risk Advisors, Brett Erickson, menyebut keputusan Washington sebagai konsesi ekonomi bernilai miliaran dolar bagi Iran.

Menurutnya, setelah berbulan-bulan menghadapi tekanan ekonomi dan pembatasan ekspor, Teheran kini memperoleh akses kembali ke pasar energi global.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.