Akurat Logo

Moskow Kembali Digempur Drone Ukraina, Rusia Klaim Tembak Jatuh 35 UAV dalam Satu Jam

Fitra Iskandar | 19 Juni 2026, 18:57 WIB
Moskow Kembali Digempur Drone Ukraina, Rusia Klaim Tembak Jatuh 35 UAV dalam Satu Jam
Moskow Kembali Digempur Drone Ukraina. Foto: APA

AKURAT.CO Ibu kota Rusia kembali menjadi sasaran serangan drone besar-besaran yang diduga dilancarkan Ukraina. Otoritas Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh puluhan pesawat nirawak hanya dalam waktu satu jam saat gelombang serangan menghantam wilayah Moskow dan sekitarnya.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada Jumat (19/6/2026) mengatakan sistem pertahanan udara Rusia berhasil mencegat sedikitnya 35 drone yang menuju ibu kota.

Menurut Sobyanin, tim layanan darurat langsung dikerahkan ke sejumlah lokasi tempat puing-puing drone jatuh untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan keamanan.

"Sebanyak 35 drone berhasil dihancurkan dalam kurun waktu sekitar satu jam," kata Sobyanin.

Hari Kedua Serangan Berturut-turut

Serangan terbaru ini terjadi hanya sehari setelah Moskow menghadapi salah satu serangan drone terbesar sejak perang Rusia-Ukraina berlangsung.

Media Rusia melaporkan bahwa ibu kota negara tersebut telah menjadi target serangan udara nirawak selama dua hari berturut-turut.

Sebelumnya, Sobyanin menyebut sedikitnya 16 drone yang mendekati Moskow berhasil ditembak jatuh pada gelombang serangan awal.

Namun intensitas serangan meningkat tajam dalam beberapa jam berikutnya, memaksa pertahanan udara Rusia bekerja sepanjang malam.

Kilang Minyak Moskow Jadi Target

Pada serangan sehari sebelumnya, Ukraina dilaporkan meluncurkan sekitar 200 drone ke wilayah Moskow dan kawasan sekitarnya.

Serangan itu disebut sebagai yang terbesar terhadap ibu kota Rusia dalam dua tahun terakhir.

Sejumlah fasilitas strategis dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk Kilang Minyak Moskow yang menjadi salah satu infrastruktur energi penting bagi wilayah ibu kota.

Selain itu, pusat perdagangan Sadovod juga dilaporkan terkena dampak serangan.

Belasan Orang Terluka

Pemerintah Rusia menyatakan sedikitnya 16 orang mengalami luka-luka akibat serangan drone tersebut.

Korban termasuk dua anak-anak yang berada di wilayah Moskow saat serangan berlangsung.

Meski sebagian besar drone berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara, puing-puing yang jatuh tetap menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur sipil.

Tekanan Ukraina ke Jantung Rusia

Serangan bertubi-tubi ke Moskow menunjukkan kemampuan Ukraina untuk terus menjangkau target-target jauh di dalam wilayah Rusia menggunakan drone jarak jauh.

Dalam beberapa pekan terakhir, Kyiv meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi, logistik, dan industri militer Rusia sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan kemampuan perang Moskow.

Kilang minyak, depot bahan bakar, hingga pangkalan militer Rusia menjadi sasaran utama operasi tersebut.

Sementara itu, Kremlin belum mengeluarkan pernyataan resmi terbaru terkait dampak keseluruhan serangan, namun otoritas Rusia menegaskan sistem pertahanan udara masih mampu mengendalikan situasi.

Serangan terbaru ini diperkirakan akan semakin meningkatkan ketegangan antara Moskow dan Kyiv di tengah belum adanya tanda-tanda berakhirnya perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Sumber: APA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.