Menlu Iran Murka Usai Ben Gvir Serukan 'Lebanon Harus Dibakar', Tuding Israel Ingin Perang Abadi

AKURAT.CO Ketegangan antara Iran dan Israel kembali memanas setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kecaman keras terhadap pemerintah Israel menyusul pernyataan kontroversial Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir.
Araghchi menuding Israel memiliki agenda untuk mempertahankan konflik tanpa akhir di kawasan Timur Tengah. Pernyataan itu muncul setelah Ben Gvir menyerukan agar "seluruh Lebanon dibakar" menyusul tewasnya empat tentara Israel dalam pertempuran di Lebanon selatan.
Melalui unggahan di platform X, Araghchi menyebut komentar Ben Gvir bukan sekadar pernyataan pribadi seorang politikus ekstrem, melainkan mencerminkan sikap pejabat tinggi pemerintahan Israel.
“Ini bukan ocehan orang gila yang tidak memiliki pengaruh. Ini adalah pernyataan publik dari Menteri Keamanan Nasional rezim Israel,” tulis Araghchi.
Diplomat senior Iran itu bahkan menuduh kepemimpinan Israel sebagai ancaman bagi stabilitas global.
“Kelompok yang berbasis di Tel Aviv ini merupakan ancaman bagi seluruh umat manusia. Mereka mengancam semua orang dan hanya memiliki satu kepentingan, yaitu perang permanen,” lanjutnya.
Pernyataan Ben Gvir Picu Gelombang Kecaman
Kontroversi bermula setelah Ben Gvir mengeluarkan pernyataan keras menyusul kematian empat tentara Israel dalam operasi militer di Lebanon.
Politikus sayap kanan tersebut menyatakan bahwa Israel tidak boleh berkompromi terkait keamanan negaranya dan menyerukan tindakan militer yang lebih agresif terhadap Lebanon.
Pernyataan itu langsung memicu kritik dari berbagai pihak karena dinilai dapat memperburuk situasi keamanan yang sudah rapuh di kawasan.
Pada hari yang sama, otoritas Lebanon melaporkan sedikitnya 18 orang tewas akibat serangan udara Israel di wilayah selatan negara tersebut.
Militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan posisi Hizbullah, sementara kelompok yang didukung Iran itu mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pasukan Israel di sekitar wilayah Nabatieh.
Sumber: APA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






