Akurat Logo

Iran Tuding AS Lancarkan Serangan Militer Langgar Diplomasi: Akan Berakhir Penyesalan bagi Amerika!

Fitra Iskandar | 27 Juni 2026, 08:24 WIB
Iran Tuding AS Lancarkan Serangan Militer Langgar Diplomasi: Akan Berakhir Penyesalan bagi Amerika!
Bendera Iran. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Seorang anggota senior parlemen Iran menuding Amerika Serikat tidak memiliki komitmen terhadap diplomasi setelah melancarkan serangan militer di tengah proses perundingan. Teheran menyebut langkah Washington sebagai pelanggaran terhadap semangat negosiasi dan kesepakatan gencatan senjata.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Azizi, mengatakan Amerika Serikat kembali menyerang Iran saat kedua pihak masih berada dalam jalur pembicaraan.

"Amerika Serikat sekali lagi menyerang Iran di tengah negosiasi," kata Azizi, Sabtu.

Ia juga melontarkan kritik tajam kepada Presiden AS Donald Trump, dengan menyebut pemimpin Negeri Paman Sam itu tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip perundingan maupun gencatan senjata.

"Presiden Amerika Serikat yang gagal telah menunjukkan bahwa dirinya tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi maupun gencatan senjata," ujar Azizi.

Menurutnya, pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Washington hanya akan berujung pada penyesalan di kemudian hari.

"Pelanggaran yang ceroboh terhadap gencatan senjata ini, seperti biasa, akan berakhir dengan kemunduran dan penyesalan bagi Amerika Serikat," katanya.

Azizi juga menegaskan bahwa saling menyalahkan tidak lagi dapat dijadikan alasan dalam situasi saat ini.

"Permainan saling menyalahkan sudah tidak lagi berlaku," tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa pasukan angkatan lautnya telah menargetkan sejumlah posisi militer Amerika Serikat di kawasan sebagai respons atas serangan udara Washington terhadap wilayah selatan Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada Jumat malam menyatakan bahwa pasukan AS telah menyerang sejumlah lokasi rudal, drone, dan radar milik Iran. Serangan tersebut dilakukan setelah Washington menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap sebuah kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.