Iran Tuding AS Lancarkan Serangan Militer Langgar Diplomasi: Akan Berakhir Penyesalan bagi Amerika!

AKURAT.CO Seorang anggota senior parlemen Iran menuding Amerika Serikat tidak memiliki komitmen terhadap diplomasi setelah melancarkan serangan militer di tengah proses perundingan. Teheran menyebut langkah Washington sebagai pelanggaran terhadap semangat negosiasi dan kesepakatan gencatan senjata.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Azizi, mengatakan Amerika Serikat kembali menyerang Iran saat kedua pihak masih berada dalam jalur pembicaraan.
"Amerika Serikat sekali lagi menyerang Iran di tengah negosiasi," kata Azizi, Sabtu.
Ia juga melontarkan kritik tajam kepada Presiden AS Donald Trump, dengan menyebut pemimpin Negeri Paman Sam itu tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip perundingan maupun gencatan senjata.
"Presiden Amerika Serikat yang gagal telah menunjukkan bahwa dirinya tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi maupun gencatan senjata," ujar Azizi.
Menurutnya, pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Washington hanya akan berujung pada penyesalan di kemudian hari.
"Pelanggaran yang ceroboh terhadap gencatan senjata ini, seperti biasa, akan berakhir dengan kemunduran dan penyesalan bagi Amerika Serikat," katanya.
Azizi juga menegaskan bahwa saling menyalahkan tidak lagi dapat dijadikan alasan dalam situasi saat ini.
"Permainan saling menyalahkan sudah tidak lagi berlaku," tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa pasukan angkatan lautnya telah menargetkan sejumlah posisi militer Amerika Serikat di kawasan sebagai respons atas serangan udara Washington terhadap wilayah selatan Iran.
Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada Jumat malam menyatakan bahwa pasukan AS telah menyerang sejumlah lokasi rudal, drone, dan radar milik Iran. Serangan tersebut dilakukan setelah Washington menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap sebuah kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







