Balas Serangan ke Fasilitas Minyak, Rusia Hujani Kyiv dengan 74 Rudal dan 496 Drone, 21 Warga Tewas

AKURAT.CO Rusia melancarkan salah satu serangan udara terbesar ke ibu kota Ukraina sejak perang pecah, dengan menghujani Kyiv menggunakan 74 rudal dan 496 drone sepanjang malam hingga Kamis pagi. Sedikitnya 21 warga sipil tewas dan lebih dari 90 orang terluka dalam serangan yang disebut Moskow sebagai balasan atas serangan Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia.
Dikutip dari publikasi PBS pada Kamis (2/7/2026) ledakan dahsyat mengguncang berbagai wilayah Kyiv selama hampir 11 jam. Sirene serangan udara memaksa lebih dari 50.000 warga berlindung di stasiun bawah tanah, sementara tim penyelamat bekerja sepanjang hari mencari korban yang tertimbun reruntuhan gedung apartemen yang hancur.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan operasi tersebut merupakan respons terhadap gelombang serangan jarak jauh Ukraina yang dalam beberapa pekan terakhir menargetkan kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia hingga memicu gangguan pasokan bahan bakar.
Puluhan Gedung Rusak, Warga Sebut "Malam Penuh Teror"
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menggambarkan serangan tersebut sebagai "malam penuh horor" bagi warga Kyiv.
Puluhan kilatan rudal dan drone menerangi langit ibu kota, sementara sistem pertahanan udara Ukraina terus berupaya mencegat proyektil yang datang dari berbagai arah.
Pemerintah kota melaporkan lebih dari 30 lokasi mengalami kerusakan, termasuk sekitar 20 bangunan permukiman.
Di Distrik Darnytskyi, sebagian besar bangunan apartemen sembilan lantai ambruk akibat hantaman rudal. Sementara di Distrik Desnianskyi, sejumlah penghuni dilaporkan sempat terjebak di dalam gedung yang rusak.
"Saat berada di tempat perlindungan, kami bisa merasakan seluruh bangunan berguncang. Langit-langit dan lantai bergetar sangat kuat," kata Serhii Budko, warga Kyiv berusia 24 tahun.
Di wilayah Dnipropetrovsk, serangan Rusia lainnya menewaskan seorang anak perempuan berusia tujuh tahun. Empat anggota keluarganya, termasuk seorang anak berusia 11 tahun, juga mengalami luka-luka.
Rusia Sebut Hanya Menyerang Target Militer
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa serangan Rusia hanya menyasar fasilitas militer dan infrastruktur yang berkaitan dengan operasi militer Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







