Akurat Logo

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 2.645 Jiwa

Fitra Iskandar | 4 Juli 2026, 09:21 WIB
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 2.645 Jiwa
Gempa Kembar Dahsyat Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh di Caracas dan Warga Berhamburan ke Jalan.Foto: Ilustrasi

AKURAT.CO Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah Venezuela pada Jumat (4/7) mengonfirmasi sedikitnya 2.645 orang meninggal di dunia, sementara 12.666 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. 

Dua gempa berkekuatan lebih dari magnitudo 7 yang terjadi pada 24 Juni menyebabkan kerusakan besar, terutama di negara bagian pesisir La Guaira, yang terletak di utara ibu kota Caracas. 

Puluhan bangunan tempat tinggal hancur akibat guncangan kuat. Data pemerintah menunjukkan sebanyak 885 bangunan mengalami kerusakan, termasuk 189 bangunan yang runtuh total. 

Bencana tersebut juga memaksa sekitar 15.050 warga kehilangan tempat tinggal, sementara lebih dari 86.000 keluarga telah menerima bantuan darurat dari pemerintah Venezuela sejak hari pertama pascagempa. 

Pemerintah Siapkan Dana Rekonstruksi Rp3,2 Triliun 

Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan pembentukan dana awal sebesar USD200 juta untuk mempercepat proses rekonstruksi wilayah terdampak.

 Dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali infrastruktur penting, termasuk fasilitas umum dan kawasan organisasi yang rusak akibat gempa. 

Menurut Rodriguez, pembiayaan rekonstruksi diharapkan berasal dari dana yang akan dikirimkan pemerintah Venezuela dari Dana Moneter Internasional (IMF).

 Bantuan Internasional Terus Berdatangan

 Di tengah upaya pemulihan, komunitas internasional memperluas bantuan kemanusiaan bagi Venezuela. 

Uni Eropa mengoordinasikan pengiriman tim penyelamat dan darurat dari 14 negara anggota guna mendukung operasi pencarian korban dan penanganan pascabencana. 

Sementara itu, Meksiko mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan, sedangkan Amerika Serikat, Inggris, dan Australia menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dana kemanusiaan. 

Sebagian besar bantuan besar internasional disalurkan melalui badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC). 

Bantuan tersebut dikonsentrasikan untuk mempercepat distribusi kebutuhan mendesak bagi para penyalur, seperti makanan, air bersih, obat-obatan, layanan kesehatan, serta tempat perlindungan darurat. 

Pemerintah Venezuela bersama organisasi kemanusiaan internasional masih terus melakukan pendataan korban dan mempercepat proses membantu serta pemulihan di wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Sumber: Shafaq

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.