Pesawat Kargo Hilang di Lepas Pantai Pakistan, Operasi Pencarian Besar-besaran Dimulai

AKURAT.CO Sebuah pesawat kargo dilaporkan hilang di lepas pantai Pakistan pada Selasa malam setelah menghilang dari radar saat dalam perjalanan menuju Uni Emirat Arab (UEA). Otoritas penerbangan sipil Pakistan telah meluncurkan operasi pencarian untuk menemukan pesawat beserta seluruh awak yang berada di dalamnya.
Berdasarkan informasi awal, pesawat kargo jenis Boeing tersebut terakhir terpantau radar mengalami penurunan ketinggian secara drastis dan sempat mengubah arah penerbangan sebelum akhirnya kehilangan kontak di wilayah perairan dekat Kota Karachi.
Sebelum menghilang, awak pesawat dilaporkan sempat menginformasikan adanya gangguan pada sistem navigasi. Laporan tersebut kini menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan penyebab insiden.
Pesawat diketahui membawa lima orang di dalamnya dan sedang menjalankan penerbangan menuju Uni Emirat Arab. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai kondisi awak maupun keberadaan pesawat.
Sumber: SH
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








