Akurat Logo

Netanyahu Kecam Rencana Amerika Serikat Jual F-35 ke Turki: Erdogan Bukan Sekutu Ideal!

Fitra Iskandar | 8 Juli 2026, 10:09 WIB
Netanyahu Kecam Rencana Amerika Serikat Jual F-35 ke Turki: Erdogan Bukan Sekutu Ideal!
Israel Tolak Keras Rencana AS Jual F-35 ke Turki, Netanyahu Sebut Erdogan Bukan Sekutu Ideal. Ilustrasi: AI Generated

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap usulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menjual jet tempur siluman F-35 kepada Turki. Netanyahu memperingatkan bahwa langkah tersebut berpotensi mengganggu keseimbangan kekuatan militer di Timur Tengah dan memicu ketidakstabilan kawasan.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam wawancara dengan CNN, di tengah sinyal membaiknya hubungan Washington dengan Ankara. Pemerintahan Trump diketahui tengah mempertimbangkan pencabutan sejumlah sanksi terhadap Turki sekaligus membuka peluang penjualan pesawat tempur generasi kelima F-35 kepada negara anggota NATO tersebut.

Netanyahu mengungkapkan bahwa dirinya telah secara langsung menyampaikan keberatan kepada Trump. Menurutnya, pemberian akses terhadap salah satu sistem persenjataan paling canggih milik Amerika Serikat kepada Turki dapat membawa konsekuensi serius bagi keamanan regional.

“Penjualan F-35 tidak akan membuat Turki menjadi negara yang lebih bersahabat dengan Amerika Serikat,” kata Netanyahu. Ia menilai pemerintahan Turki saat ini tidak dapat dianggap sebagai sekutu ideal Washington.

Pemimpin Israel itu juga menuding Ankara memiliki kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan Amerika Serikat dan Israel. Netanyahu menyebut Turki bukan kekuatan yang mendukung perdamaian maupun stabilitas kawasan.

Menurutnya, jika Turki memperoleh jet tempur F-35, maka negara tersebut akan memiliki kemampuan militer yang dapat mengubah keseimbangan strategis di Timur Tengah. Ia memperingatkan bahwa keunggulan teknologi yang dimiliki pesawat siluman tersebut berpotensi meningkatkan agresivitas regional.

“Ketika Anda memberikan kekuatan seperti itu, Anda akan melihat dampaknya dalam bentuk agresi,” ujar Netanyahu.

Lebih lanjut, Netanyahu menegaskan bahwa ia telah memperingatkan Trump bahwa penjualan F-35 kepada Turki dapat merusak keseimbangan kekuatan yang selama ini menjadi salah satu faktor penentu stabilitas kawasan Timur Tengah.

Pernyataan Netanyahu menyoroti perbedaan pandangan antara Israel dan Amerika Serikat terkait hubungan dengan Turki. Di satu sisi, Washington berupaya membangun kembali kerja sama strategis dengan Ankara sebagai anggota penting NATO. Namun di sisi lain, Israel melihat peningkatan kemampuan militer Turki sebagai potensi ancaman terhadap keamanan regional dan kepentingan strategisnya.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.