Akurat Logo

Trump Hentikan Sementara Proyek Tembok Perbatasan di Big Bend, Texas

Fitra Iskandar | 18 Agustus 2026, 07:40 WIB
Trump Hentikan Sementara Proyek Tembok Perbatasan di Big Bend, Texas
Big Bend National Park - Texas Monthly

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden Donald Trump untuk sementara menghentikan pembangunan proyek pengamanan perbatasan yang kontroversial di kawasan Big Bend National Park, Texas. Penghentian dilakukan saat kepala lembaga yang bertanggung jawab atas pembangunan perbatasan turun langsung untuk mengevaluasi kondisi di lapangan.

Kepala Customs and Border Protection (CBP) Rodney Scott mengatakan seluruh aktivitas konstruksi di Big Bend National Park dihentikan sementara selama kunjungannya ke kawasan tersebut.

Scott menyatakan dirinya akan melakukan evaluasi langsung sekaligus mendengarkan masukan dari pemimpin daerah, masyarakat, dan berbagai pihak yang terdampak.

Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk merespons ancaman keamanan nasional yang dianggap nyata, tetapi tetap mempertimbangkan perlindungan terhadap kawasan taman nasional.

Proyek Tembok Trump Tuai Penolakan dari Demokrat dan Republik

Rencana pembangunan infrastruktur perbatasan di Big Bend National Park telah memicu penolakan lintas partai. Kritik tidak hanya datang dari kelompok Demokrat, tetapi juga sejumlah tokoh dan pejabat Republik di Texas.

Penentang proyek menilai medan Big Bend yang terpencil dan ekstrem sebenarnya sudah menjadi penghalang alami bagi migran maupun penyelundup.

Kawasan tersebut memiliki pegunungan terjal, ngarai dalam, gurun luas, serta tebing di sepanjang Sungai Rio Grande. Penyeberangan perbatasan di wilayah ini secara historis juga lebih rendah dibandingkan sejumlah kawasan lain di perbatasan AS-Meksiko.

Kritikus khawatir pembangunan jalan, lampu, penghalang kendaraan, kabel serat optik bawah tanah, dan infrastruktur lainnya akan merusak lanskap alami Big Bend.

CBP Batalkan Rencana Tembok Setinggi 30 Kaki

CBP sebelumnya telah mengubah sebagian rencananya. Awal tahun ini, lembaga tersebut mundur dari rencana membangun dinding tiang setinggi sekitar 30 kaki atau 9 meter yang akan melintasi kawasan taman nasional dan taman negara bagian di sekitarnya.

Namun, sejumlah proyek pengamanan perbatasan lainnya tetap berjalan, termasuk pembangunan jalan baru, sistem penerangan, penghalang kendaraan, serta teknologi pengawasan.

Langkah tersebut tetap memicu penolakan dari berbagai kelompok, termasuk sheriff dari wilayah tersebut, mantan pejabat taman nasional, warga setempat, serta sejumlah pejabat terpilih Texas.

Mereka khawatir proyek itu akan merusak kawasan yang menjadi tujuan wisata, termasuk lokasi untuk arung jeram di Sungai Rio Grande dan salah satu kawasan dengan langit malam paling jernih di Amerika Serikat.

Sheriff Brewster County Akan Bertemu Kepala CBP

Sheriff Brewster County, Ronny Dodson, mengatakan dirinya akan bertemu dengan Rodney Scott selama kunjungan tersebut.

Dodson menyambut baik keputusan Scott untuk melihat langsung kondisi medan dan mendengarkan masukan masyarakat.

Ia secara khusus mengkhawatirkan potensi kerusakan terhadap situs arkeologi dan lokasi pemakaman masyarakat adat akibat pembangunan jalan baru di dalam taman.

Menurut Dodson, jalan yang direncanakan bahkan memiliki kemiripan dengan jalan yang sudah tersedia di kawasan tersebut. Ia juga meminta penjelasan lebih rinci mengenai teknologi yang akan digunakan pemerintah untuk mengamankan perbatasan.

Gubernur Texas Klaim Tidak Akan Ada Tembok di Dalam Taman

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan dirinya telah berbicara dengan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin pada akhir pekan.

Abbott menyebut Mullin telah berkomitmen bahwa tidak akan ada tembok atau penghalang yang dibangun di dalam Big Bend National Park.

Namun, Abbott tidak menjelaskan apakah komitmen tersebut juga mencakup pembangunan jalan baru yang menjadi salah satu sumber kekhawatiran warga.

Sebelumnya, alat berat terlihat membersihkan lahan di kawasan taman. Kemunculan buldoser tersebut memicu pertanyaan baru dari masyarakat dan salah satu senator Republik Texas.

Departemen Keamanan Dalam Negeri saat itu mengatakan aktivitas tersebut berkaitan dengan pekerjaan survei dan desain.

Trump Gelontorkan Puluhan Miliar Dolar untuk Tembok Perbatasan

Penghentian sementara di Big Bend menjadi sorotan karena pemerintahan Trump tengah mempercepat pembangunan sistem pengamanan di sepanjang perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko.

Kongres AS tahun lalu mengalokasikan sekitar US$46 miliar untuk pembangunan tembok dari pesisir Samudra Pasifik hingga Teluk Meksiko.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.