Pemimpin Sayap Kanan Australia Minta Maaf Usai Sebut Aborigin “Ras Paling Primitif di Bumi”

AKURAT.CO Pemimpin sayap kanan Australia Pauline Hanson pada 15 September menyampaikan permintaan maaf. Sebelumnya, ia menyebut masyarakat pribumi Australia sebagai “ras paling primitif di Bumi”.
Selama bertahun-tahun dikenal sebagai tokoh politik di luar arus utama, popularitas partai yang dipimpin Hanson, One Nation, melonjak pada 2026 dan menjadikannya salah satu partai paling populer di Australia berdasarkan sejumlah jajak pendapat.
Hanson selama ini dikenal karena pernyataan-pernyataannya yang kontroversial dan dianggap rasis terhadap kelompok minoritas. Pernyataannya pada 14 September kembali memicu kemarahan dari berbagai spektrum politik setelah ia menyebut masyarakat Indigenous Australia sebagai “ras paling primitif di Bumi”.
Kepada wartawan di Canberra pada 15 September, Hanson mengatakan dirinya bersedia meminta maaf jika pernyataannya telah menyinggung masyarakat. Padahal, selama ini ia terkenal sulit untuk menarik ucapannya yang kontroversial.
“Jika saya telah menyinggung orang-orang dengan menggunakan istilah itu, maka saya meminta maaf,” kata Hanson.
Senator dari Queensland tersebut dalam wawancara terpisah dengan News24 mengatakan bahwa dirinya bukanlah pembicara yang paling pandai menyampaikan sesuatu.
“Saya selalu salah bicara dalam cara saya menyampaikan sesuatu,” ujarnya.
Hanson mengatakan dirinya menyesal telah menggunakan pernyataan tersebut karena tidak ingin membuat orang lain tersinggung.
“Saya menyesal mengatakannya karena saya tidak ingin membuat orang kecewa. Saya tidak bermaksud menyakiti orang,” katanya.
Kesenjangan yang Dihadapi Masyarakat Pribumi Australia
Masyarakat pribumi Australia merupakan keturunan penduduk yang telah mendiami benua Australia selama lebih dari 60.000 tahun.
Namun, mereka masih menghadapi kesenjangan dalam sejumlah aspek kehidupan dibandingkan masyarakat Australia lainnya. Rata-rata harapan hidup masyarakat Indigenous Australia sekitar delapan tahun lebih pendek dibandingkan penduduk Australia secara keseluruhan.
Sejumlah faktor disebut berkontribusi terhadap kesenjangan tersebut, antara lain masalah kesehatan kronis, tingkat kemiskinan yang lebih tinggi, serta akses terhadap layanan kesehatan yang lebih terbatas di sejumlah komunitas.
Persoalan sosial dan ekonomi yang kompleks juga turut berperan dalam kesenjangan yang dihadapi masyarakat Indigenous Australia.
Selain itu, masyarakat Indigenous jauh lebih mungkin dipenjara atau meninggal ketika berada dalam tahanan dibandingkan warga Australia lainnya.
Pauline Hanson Juga Minta Maaf kepada Anthony Albanese
Pada 15 September, Hanson juga mengatakan dirinya meminta maaf jika komentar terbarunya telah menyinggung Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







