India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur

AKURAT.CO India menangkap sejumlah tokoh oposisi, aktivis mahasiswa, dan jurnalis dalam operasi besar-besaran untuk menggagalkan demonstrasi menuntut pengunduran diri Ketua Komisi Pemilihan Umum India, Gyanesh Kumar, di New Delhi, Sabtu. Aksi penangkapan massal ini berlangsung di tengah tuduhan bahwa revisi daftar pemilih berpotensi menguntungkan Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.
Mantan kepala pemerintahan Delhi, Arvind Kejriwal, serta mantan kepala pemerintahan Benggala Barat dan Kerala, Mamata Banerjee dan Pinarayi Vijayan, termasuk di antara tokoh yang ditahan. Sejumlah pemimpin partai politik, aktivis mahasiswa, ekonom, dan jurnalis juga dilaporkan ikut diamankan ketika hendak menghadiri demonstrasi di ibu kota India tersebut.
Polisi dilaporkan menahan hampir 1.200 orang sejak malam sebelum demonstrasi digelar untuk mencegah aksi protes. Sekitar 27.000 personel polisi dan pasukan paramiliter dikerahkan untuk menghalangi massa berkumpul di pusat New Delhi, termasuk di lokasi utama demonstrasi, Jantar Mantar. Langkah pengamanan itu turut mengganggu transportasi umum dan memicu sorotan terhadap penanganan kebebasan berpendapat di India.
Penangkapan Tokoh Oposisi dan Aktivis Mahasiswa
Demonstrasi tersebut digagas oleh Cockroach Janta Party, partai yang dipimpin kalangan muda, bersama All India Students Associatio Polisin. Mereka menuntut Gyanesh Kumar mundur dari jabatannya sebagai ketua komisi pemilihan umum karena dituduh melakukan revisi daftar pemilih yang kontroversial dan berpotensi menguntungkan BJP.
Tiga tokoh Cockroach Janta Party, Abhijeet Dipke, Ashutosh Ranka, dan Saurav Das, ditangkap di Bandara Delhi sebelum sempat turun dari pesawat yang mereka tumpangi dari Mumbai.
Dalam sebuah video, Dipke terdengar menantang polisi untuk menangkap mereka. “Kami di sini untuk ditangkap, silakan datang dan tangkap kami,” ujarnya kepada petugas yang memasuki pesawat.
Partai tersebut mengecam penahanan para pemimpin dan pendukungnya. Mereka menilai langkah polisi merupakan upaya untuk melumpuhkan demonstrasi dan menuntut pembebasan segera para anggota yang ditahan. Setelah penangkapan itu, partai menunjuk Ajinkya Shinde untuk memimpin aksi protes.
Arvind Kejriwal ditahan ketika sedang menuju Jantar Mantar. Sementara itu, Mamata Banerjee bersama sejumlah anggota partai Trinamool Congress diamankan di dekat kediamannya, menurut anggota parlemen Saket Gokhale.
Aktivis mahasiswa Neha Bora, pemimpin komunis Brinda Karat, ekonom sekaligus aktivis Jean Drèze, aktivis Yogendra Yadav, dan pengacara Prashant Bhushan juga termasuk dalam daftar orang yang ditahan ketika bergerak menuju lokasi demonstrasi.
YouTuber Dhruv Rathee dilaporkan ditangkap di kediamannya di Gurugram.
Jurnalis Ikut Ditahan Saat Meliput Demonstrasi
Penangkapan juga menyasar sejumlah jurnalis yang sedang meliput demonstrasi di New Delhi. Wartawan dari beberapa media, termasuk Scroll, Newslaundry, Navbharat Times, dan Reporter TV, dilaporkan dibawa paksa dari lokasi peliputan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







