Apa Itu Blanching? Kenali Teknik Rahasia Bikin Sayur Tetap Segar dan Awet

AKURAT.CO Saat memasak brokoli atau buncis, warnanya tetap hijau cerah, teksturnya renyah segar, dan setelah disimpan tidak cepat layu. Bukan sebuah kebetulan tetapi merupakan hasil dari teknik blanching.
Teknik ini tidak hanya sekadar merebus sebentar, namun merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas sayur atau buah agar tetap optimal.
Artikel ini membahas lengkap mengenai teknik blanching.
Blanching merupakan salah satu teknik memasak secara singkat yang dilakukan dengan cara merebus sayuran, buah-buahan, atau bahan makanan lain di dalam air mendidih dalam waktu singkat kemudian segera mendinginkannya di dalam air dingin.
Tujuan Blanching
Menginaktifkan enzim yang menyebabkan perubahan warna, rasa, atau tekstur.
Menghentikan proses pemasakan lebih lanjut agar tekstur tetap bagus.
Menyiapkan bahan untuk pengolahan lebih lanjut seperti pembekuan, pengalengan, atau penyiapan cepat.
Manfaat Blanching
Teknik Blanching memiliki beberapa manfaat untuk bahan makanan, antara lain:
Mempertahankan warna alami sayuran atau buah agar tetap segar dan tidak pucat.
Menjaga tekstur agar tidak lembek setelah proses penyimpanan atau pengolahan lanjut.
Membantu menjaga keamanan dan kebersihan bahan dengan mengurangi aktivitas mikroorganisme atau kotoran.
Memudahkan pengolahan selanjutnya seperti buah yang kulitnya sulit dikupas akan lebih mudah setelah proses blanching.
Metode dan Langkah Blanching
Metode
Blanching sayuran/buah dengan memasukkan ke dalam air mendidih.
Blanching sayuran/buah dengan menggunakan uap.
Setelah pemanasan singkat, bahan makanan dipindahkan ke air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.
Langkah
Pilih bahan yang masih segar, potong dengan ukuran yang sesuai agar matang merata.
Rebus air yang banyak dan pastikan mendidih. Tambahkan garam secukupnya jika perlu.
Masukkan sayuran/buah ke dalam air mendidih selama kurang lebih 1-3 menit tergantung jenis bahan.
Angkat bahan dan segera pindahkan ke dalam wadah berisi air dingin agar proses pemasakan berhenti.
Tiriskan dan keringkan bahan sebelum digunakan langsung atau disimpan.
Tips agar Blanching Tidak Merusak Bahan
Durasi merebus jangan terlalu lama karena akan membuat sayuran kehilangan tekstur dan nutrisi.
Pastikan air untuk pendinginan cukup dingin agar proses berhenti dengan cepat.
Potongan bahan sebaiknya sesuai agar waktu blanching bisa disesuaikan dan hasilnya konsisten.
Jika Anda berencana menyimpan bahan setelah blanching, pastikan tiriskan dengan baik agar tidak ada kelembapan yang tersisa.
Teknik blanching merupakan kunci untuk menjaga warna, tekstur, dan kesegaran bahan seperti sayuran dan buah.
Dengan memahami dan menerapkan proses ini dengan benar, Anda dapat meningkatkan kualitas hasil masakan dan bahan simpanan Anda.
Silakan mencoba teknik blanching ini pada sayuran atau buah favorit Anda.
Laporan: Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








