Akurat Logo

8 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Berulang Kali, Bisa Turunkan Kualitas dan Keamanannya

Putri Chandra | 29 Juni 2026, 16:00 WIB
8 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Berulang Kali, Bisa Turunkan Kualitas dan Keamanannya
Ilustrasi, makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali. (Magnific)

AKURAT.CO Inilah daftar makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali karena bisa berdampak pada kesehatan.

Selain dapat mengurangi kandungan nutrisi, proses pemanasan yang dilakukan berkali-kali juga berpotensi meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri. 

Berikut penjelasan lengkap mengenai makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali beserta alasannya. 

Perlu dipahami bahwa masalah utamanya bukan hanya proses memanaskan, tetapi juga cara penyimpanan makanan. 

Baca Juga: Gelombang Panas di Eropa Tembus 40 Derajat, Apa Penyebabnya?

Jika makanan dibiarkan terlalu lama di suhu ruang lalu dipanaskan berkali-kali, kualitas dan keamanannya dapat menurun.

8 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Berulang Kali

1. Nasi

Nasi merupakan salah satu makanan yang paling sering dipanaskan kembali. 

Namun, nasi yang dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri yang dapat menghasilkan racun.

Selain itu, memanaskan nasi berulang kali membuat teksturnya menjadi lebih kering, keras, dan cita rasanya berkurang.

2. Bayam

Bayam mengandung nitrat alami yang sebenarnya tidak berbahaya. Namun, jika dipanaskan berulang kali, kandungan nitrat tersebut dapat berubah menjadi senyawa lain yang kurang baik bagi kesehatan dalam kondisi tertentu.

Baca Juga: Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar

3. Kentang

Kentang matang yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. 

Ketika dipanaskan berulang kali, rasa, tekstur, dan kandungan gizinya ikut menurun. Kentang juga menjadi lebih kering dan tidak lagi selezat saat baru dimasak.

4. Ayam

Daging ayam kaya akan protein. Pemanasan berulang tidak membuat proteinnya berubah menjadi racun, tetapi dapat mengurangi kualitas tekstur dan rasa. 

Yang lebih penting, jika ayam tidak disimpan dengan benar setelah dimasak, bakteri dapat berkembang biak sebelum dipanaskan kembali.

5. Telur

Telur matang juga tidak disarankan dipanaskan berkali-kali karena teksturnya menjadi keras, kering, dan rasanya berubah.

6. Ikan

Ikan mengandung protein dan lemak sehat, termasuk omega-3 yang sensitif terhadap panas. Pemanasan berulang dapat membuat kandungan gizinya menurun.

7. Jamur

Jamur memiliki kandungan protein, vitamin, dan antioksidan yang cukup tinggi. Pemanasan berulang dapat membuat teksturnya lembek, rasa berubah, dan sebagian nutrisinya berkurang.

8. Seafood (Udang, Cumi, Kerang)

Seafood mudah mengalami penurunan kualitas jika dipanaskan berulang kali. Teksturnya menjadi alot, rasanya berubah, dan risiko pertumbuhan bakteri meningkat.


Mengapa Makanan Tidak Boleh Dipanaskan Berkali-kali?

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.