Sony Diduga Tak Lagi Produksi Sendiri Ponsel Xperia, Beralih ke Pihak Ketiga

AKURAT.CO Sony dikabarkan tak lagi memproduksi sendiri ponsel pintarnya, termasuk Xperia 1 VII. Sony telah menghapus kata 'ponsel pintar' dari situs produksi di Tiongkok dan Thailand sejak Mei 2025.
Kebijakan ini mengindikasikan Sony kemungkinan menggandeng pihak ketiga untuk memproduksi Xperia 1 VII. Strategi serupa sebelumnya sudah diterapkan pada beberapa model kelas menengah.
Namun, belum diketahui siapa mitra manufaktur yang menangani produksi ponsel premium tersebut. Xperia 1 VII yang dirilis akhir Juni juga belum menunjukkan perubahan signifikan dalam kualitas rakitannya.
Baca Juga: Sony Luncurkan WH-1000XM6, Headphone Baru dengan Fitur Peredam Bising
Keputusan Sony untuk menyerahkan produksi kepada pihak ketiga dinilai sebagai upaya efisiensi biaya. Selain itu, hal ini tidak berdampak pada penurunan harga.
Xperia 1 VII justru dibanderol lebih mahal dari pendahulunya. Di Inggris, harganya mencapai £1.399 (sekitar Rp30 jutaan), lebih tinggi dari Xperia 1 VI.
Hingga saat ini, Sony belum mengumumkan secara resmi jadwal peluncuran Xperia 1 VII di Amerika Serikat. Informasi terkait ketersediaannya di pasar AS masih belum jelas.
Jika benar diluncurkan, harganya diperkirakan mencapai sekitar $1.500 (sekitar Rp24,4 jutaan), sebagaimana dikutip dari PCMag, Kamis (5/6/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







